BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Bupati Tulungagung Sidak Jalan Rusak di Tiga Titik, Perbaikan Dikebut Sebelum Lebaran

×

Bupati Tulungagung Sidak Jalan Rusak di Tiga Titik, Perbaikan Dikebut Sebelum Lebaran

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kerusakan jalan yang dikeluhkan warga akhirnya mendapat respons cepat. Bupati Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Sabtu (14/2/2026), memastikan penanganan infrastruktur segera dipercepat menjelang arus mudik Lebaran.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Erwin Novianto, S.T., M.T., Bupati meninjau tiga titik strategis yang mengalami kerusakan, yakni Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat; Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu; serta kawasan Jembatan Junjung, Kecamatan Sumbergempol.

Sidak yang dimulai pukul 09.00 WIB itu difokuskan untuk melihat kondisi riil di lapangan sekaligus menentukan skala prioritas perbaikan. Bupati Gatut Sunu menegaskan, seluruh ruas yang ditinjau telah masuk dalam skema pengerjaan Tahun Anggaran 2026.

“Pengerjaan jalan rusak ini kita kerjakan tahun ini. Saya sudah instruksikan agar diupayakan sebelum Lebaran semuanya selesai,” tegasnya.

Menurutnya, percepatan perbaikan menjadi krusial mengingat jalan merupakan urat nadi mobilitas warga dan distribusi ekonomi. Ia juga meminta jajarannya mengedepankan efisiensi waktu tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti hasil sidak dengan proses teknis, mulai dari pelelangan hingga pengerjaan fisik.

“Fokus kami pada penanganan lubang jalan serta penguatan struktur, khususnya di sekitar Jembatan Junjung agar aman dilalui kendaraan, termasuk yang bermuatan,” jelasnya.

Langkah cepat pemerintah daerah ini diharapkan mampu mengembalikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri. Pemkab Tulungagung pun menegaskan komitmennya: perbaikan infrastruktur bukan sekadar janji, melainkan prioritas yang harus segera dituntaskan.