BERITA TERKINI

Cegah Stunting, Dinkes OKU Timur Optimalisasi Germas

×

Cegah Stunting, Dinkes OKU Timur Optimalisasi Germas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, OKU TIMUR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur melalui Dinas Kesehatan melakukan aksi optimalisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam upaya pencegahan Stunting, dan merubah pola pikir masyarakat penting menjaga pola hidup sehat, di Aula Bina Praja 1, Senin (6/12/2021).

Acara itu dihadiri Ketua TP PKK OKU Timur, Sheila Noberta bersama Ketua TP PKK dari 20 kecamatan, Kepala OPD dan unsur terkait dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) diwakili Asisten 1 Dwi Supriyanto.

Kampanye Germas ini dikemas dengan kegiatan menarik mulai dari senam bersama, dan pemberian hadiah dilanjutkan pembinaan pentingnya Germas disampaikan Ketua TP PKK.

Sekretaris Daerah diwakili Asisten I, Dwi Supriyanto dalam kesempatan membuka kampanye Germas ini menyambut baik aksi yang menurutnya sangat penting dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

“Menjaga kesehatan ini harus dimulai sejak awal, dan perlu dilakukan kebiasaan-kebiasaan yang harus dilakukan sejak kecil. Sehingga anak-anak kita nantinya akan memahami arti penting kesehatan,” pesannya.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes, Elwana mengatakan, tujuan kampanye ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menggalakkan pentingnya menjaga pola hidup sehat.

“Untuk kesempatan ini, kita kampanyekan 3 pilar Germas yakni olahraga, makan buah dan sayur sebagai pangan lokal dan pemeriksaan kesehatan. Ini adalah langkah awal yang kita lakukan untuk menyadarkan kepada khalayak akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.

Germas ini lanjut dia, akan terus dikampanyekan dengan menyasar masyarakat di tingkat kecamatan hingga Desa dan kelurahan se- Kabupaten OKU Timur.

“Tujuan Germas agar meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat, dalam upaya promotif dan preventif serta menurunkan faktor risiko utama penyakit menular dan tidak menular,” bebernya.

Selain itu, sambungnya, membudayakan masyarakat hidup sehat zaman sekarang bukan lagi ajakan akan tetapi menjadi sudah keharusan di tengah tingginya risiko penyakit menular Indonesia.

”Kampanye hidup sehat dilakukan dengan cara sosialisasi dan mengedukasi para pengambil kebijakan, baik tingkat kabupaten maupun kecamatan dan kelurahan, dapat mendukung pelaksanaannya dengan lintas sektoral dalam pencegahan stunting daerah ini,” jelasnya. (*)