MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Seorang anak buah kapal (ABK) bernama Taufik Hidayat dilaporkan terjatuh ke Sungai Musi saat proses perpindahan kru dari tugboat ke tongkang di kawasan Pulau Salahnama, Palembang, Sabtu (22/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat kapal TB BARUNA 2/BG BPL 2 berada di area Salahnama atau sekitar tiang listrik SUTET sebelum rencana berlabuh di kawasan Pulau Kemaro, Jumat (21/8/2026) sore.
H. Rachmad Syahid selaku Kawilker TAA menjelaskan, kejadian bermula saat kapal melaksanakan kegiatan transfer kru yang akan dipindahkan dari tugboat ke tongkang. Setelah mendapat laporan kejadian kantor KSOP Kelas 1 Palembang melalui Kepala Seksi Penjagaan dan Patroli menurunkan tim patroli rubber boat ke lokasi korban jatuh.
“Pada tanggal 21 Agustus 2026 sekitar pukul 16.10 LT, TB BARUNA 2/BG BPL 2 tiba di area Salahnama dan melaksanakan kegiatan transfer kru sebelum selanjutnya berencana berlabuh di area Pulau Kemaro,” ujar H. Rachmad Syahid.
Ia mengatakan, terdapat tiga orang kru yang akan dipindahkan dari area haluan tugboat sebelah kiri menuju haluan lambung tongkang sebelah kanan.
“Saat proses perpindahan berlangsung, korban atas nama Taufik Hidayat mendapat giliran pertama untuk naik ke tongkang. Berdasarkan rekaman CCTV, sekitar pukul 16.20 LT korban terjatuh ke sungai saat proses perpindahan dari tugboat ke tongkang,” katanya.
Menurutnya, dua kru yang berada di belakang korban tidak sempat memberikan pertolongan secara langsung karena korban tidak lagi terlihat di permukaan air sesaat setelah terjatuh.
“Korban diduga langsung terbawa arus sehingga tidak terlihat kembali di permukaan sungai,” ungkapnya.
Setelah kejadian tersebut, nakhoda bersama kru lainnya langsung melakukan upaya penyelamatan dengan melemparkan dua buah pelampung atau lifebuoy ke lokasi korban terjatuh serta melakukan pencarian di sekitar titik kejadian.
Berdasarkan laporan, lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 02°57.980′ S dan 104°51.469′ E di perairan sekitar Pulau Salahnama.
H. Rachmad Syahid menambahkan, nakhoda segera melaporkan insiden tersebut kepada VTS Palembang, pihak pencarter dan pemilik kapal untuk selanjutnya dilakukan koordinasi dengan BASARNAS, KSOP Kelas I Palembang, serta instansi terkait lainnya guna membantu proses pencarian.
“Selain berkoordinasi dengan instansi terkait, kru kapal juga meminta bantuan nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk ikut melakukan pencarian korban,” jelasnya.
Sementara itu, nakhoda melakukan olah gerak kapal guna menempatkan tongkang pada posisi yang aman sebelum melanjutkan pencarian menggunakan perahu di sekitar area korban terjatuh.
“Hingga berita acara ini dibuat, proses pencarian terhadap korban atas nama Taufik Hidayat masih berlangsung dan kami terus dikoordinasikan dengan seluruh pihak terkait,” tandasnya.














