MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG — Gelaran Mirigambar Heritage Cross Country Run 2026 di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur dipastikan bukan sekadar ajang olahraga biasa.
Kegiatan lari lintas alam sejauh 10 kilometer yang digelar pada Minggu, 29 Maret 2026, itu juga menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan unsur TNI untuk membangun kedekatan sosial sekaligus menanamkan budaya hidup sehat.
Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena memadukan olahraga, kebersamaan, dan keterlibatan masyarakat dalam suasana yang positif.
“Kegiatan run ini merupakan bagian dari sinergi dengan masyarakat sekaligus upaya menjaga kebugaran fisik. Bagi kami, kegiatan seperti ini penting karena menghadirkan ruang kebersamaan yang sehat, membangun semangat, dan mendekatkan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, semangat utama dari event ini tidak berhenti pada aktivitas berlari semata, melainkan juga membawa pesan sosial yang lebih luas. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu agenda bersama dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan yang harmonis antara aparat dan warga.
“Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga soal kebersamaan dan semangat membangun lingkungan yang aktif dan positif,” tegasnya.
Olahraga, Wisata, dan Sejarah Menyatu di Mirigambar
Mengusung tajuk “Menapak Jejak Sejarah, Mengelilingi Desa”, Mirigambar Heritage Cross Country Run 2026 menawarkan konsep yang berbeda dari lomba lari pada umumnya. Peserta diajak menyusuri rute desa dengan nuansa alam dan jejak sejarah lokal yang menjadi daya tarik utama kawasan Mirigambar.
Event ini dijadwalkan mulai pukul 06.00 WIB dengan titik pelaksanaan di Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung. Selain menghadirkan tantangan lintasan 10K, panitia juga menyiapkan sejumlah pengalaman tambahan seperti heritage experience, wisata desa, free sport photographer, hingga refreshment bagi peserta.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan special doorprize yang diperkirakan akan menambah antusiasme peserta dari berbagai kalangan, terutama komunitas lari lokal maupun masyarakat umum yang ingin mencoba pengalaman berlari dengan sensasi berbeda.
Dorong Partisipasi Masyarakat dan Komunitas Lokal
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Pemkab Tulungagung dengan hadirnya Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M. Selain itu juga dari berbagai komunitas dan pelaku usaha lokal, yang menunjukkan bahwa event olahraga berbasis desa kini mulai menjadi magnet baru dalam promosi kawasan sekaligus penggerak partisipasi publik.
Dandim menilai kegiatan semacam ini patut terus didorong karena mampu membangun semangat kolektif di tengah masyarakat. Selain menyehatkan, event lari seperti ini juga dapat menjadi sarana memperkuat identitas lokal dan menumbuhkan kebanggaan terhadap potensi desa.
“Ketika masyarakat, komunitas, dan berbagai unsur bisa berkumpul dalam kegiatan yang positif seperti ini, maka manfaatnya akan sangat besar. Ada semangat persatuan, ada promosi daerah, dan yang paling penting ada budaya hidup sehat yang terus tumbuh,” katanya.
Jadi Momentum Bangun Tulungagung yang Sehat dan Solid
Mirigambar Heritage Cross Country Run 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda menarik di penghujung Maret yang tidak hanya menyasar pecinta olahraga, tetapi juga publik yang ingin menikmati suasana desa dengan pendekatan yang lebih segar dan interaktif.
Di tengah meningkatnya tren olahraga lari di berbagai daerah, Tulungagung dinilai memiliki peluang besar untuk menghadirkan event-event serupa yang menggabungkan unsur sport tourism, pemberdayaan masyarakat, dan promosi potensi lokal.
Dengan dukungan TNI, komunitas, dan warga, Mirigambar Heritage Cross Country Run 2026 bukan sekadar lomba lari melainkan simbol kebersamaan, kesehatan, dan semangat membangun Tulungagung dari desa.














