BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Danrem I82/JO Sampaikan Pesan Penting Untuk Generasi Muda

×

Danrem I82/JO Sampaikan Pesan Penting Untuk Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

* Ungkap Sejarah Kembalinya Papua ke NKRI

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Kirab Merah Putih dan Deklarasi Kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI dilakukan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat dalam rangka memperingati sejarah kembalinya Irian Barat ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kamis (1/5/2025).

Dimulai dari Kampung Sekru dalam kegiatan Kirab Merah Putih, hingga sampai pada Kantor Pepera yang saat ini digunakan sebagai Kantor Perpusatakaan dan Arsip Kabupaten Fakfak.

Sejenak terhenti disitu dengan dilakukan pembacaan pernyataan sikap masyarakat Fakfak sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk melanjutkan dan tetap mempertahankan kembalinya papua ke pangkuan NKRI, selanjutnya berlanjut ke Ruang Terbuka Hijau Ma’ruf Amin

Kegiatan Kirab Merah Putih dan Deklarasi Kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI ini melibatkan Korem 182/JO Kodim 1803/Fakfak, Polres Fakfak dan bebepa Organisasi kepemudaan dan peguyuban masyarakat.

Disela-sela kegiatan itu, Komandan Korem 182/JO, Kol Inf Irwan Budiana kepada awak media
menguraikan sejarah kembalinya Irian Barat atau sekarang dikenal dengan Papua ke Pangkuan NKRI.

“Peringatan 1 Mei adalah hari kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI. Bukan 1 Desember, Kalau 1 Desember adalah pembentukan Negara boneka oleh belanda,” ungkap Irwan Budiana.

“Saya bersyukur sekali pemuda pemudi fakfak. Dari anak anak hingga generasi muda, Veteran orang tua hingga pelaku sejarah dengan semangatnya memeriahkan hari kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI. 1 Mei 2025 hari ini,” sasambungnya.

Danrem mengajak semua pihak untuk peringati hari bersejarah ini di 1 Mei dan harus berkata tidak bagi yang merayakan 1 Desember karena itu hari pembentukan Negara boneka oleh belanda.

“Kita dari awal adalah satu yaitu kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI,” tegas Danrem.

Lebih lanjutKomandan Korem 182/JO berpesan agar generasi muda harus tau sejarah kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI. Dan sejarah kembalinya irian barat ke pangkuan NKRI dan jangan dibelok-belokkan ceritanya tetapi harus sesuai fakta kejadian sebenarnya.

Ia pun menyampaikan, kegiatan Kirab Merah Putih dalam rangka memperingati kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI tidak sebatas ceremony melainkan untuk menyamapikan pesan-pesan perjuangan isecara baik dan benar kepada masyarakat terutama generasi muda agar diketahui dan dapat diimpelemntasikan kedepan untuk mempertahankan papua dalam kedaulatan NKRI.

“Jika ada pemahaman bahwa kembalinya Irian Barat atau Papua ke Pangkuan NKRI karena sebuah tindakan aneksasi maka itu sebuah pemahaman yang keliru dan salah sebab tidak ada Aneksasi,” tegas Danrem 182/JO.

Selin itu, Danrem juga menyampaikan agar generasi muda tidak sekedar tau sejarah tetapi harus mampu mengimplementasikan dengan cara mengisi dan belajar tentang sejarah kembalinya Irian Barat ke Pangkuan NKRI, karena generasi muda yang akan meneruskan sejarah perjuangan emas ini diseluruh pelosok tanah air nusantara Papua.

“Jangan belokkan ikut 1 Desember. Itu salah,” tegas danrem 182/JO.