BERITA TERKINI

Dapat 326.393 Vaksin Sinovac, Pemkab Lahat Adakan Rapat

×

Dapat 326.393 Vaksin Sinovac, Pemkab Lahat Adakan Rapat

Sebarkan artikel ini

Reporter : Agustoni

MATTANEWS.CO, LAHAT – Sebanyak 326.393 vaksin Covid-19 akan datang ke Kabupaten Lahat. Kendati demikian proses vaksinasi kepada masyarakat masih di susun terlebih dahulu.

Hal itu berdasarkan pantauan Mattanewsco di offroom Setda Kamis (14/1/2021) terlihat ada rapat. Rapat sendiri membahas kedatangan vaksin Sinovac produk PT Bio Farma dari Dinkes Provinsi Sumsel.

Dalam rapat itu terlihat, Wakil Bupati Lahat Hariyanto, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono, Dandim 0405 Lahat Letkol kav Syawaf Al Amien, Ketua PN Lahat Yoga, Nugroho Kadinkes Taufiq M Putra, Kaban BPBD Lahat Ali Afandi dan segenap kepala OPD lainnya.

Saat rapat Wakil Bupati Lahat Haryanto lansung menginstruksikan kepada kepala BPBD Ali Afandi terlebih dahulu memberikan sosialisasi pentingnya vaksinasi. Itu bertujuan meminimalisir terjadinya kesalah pahaman di tengah masyarakat.

“Disamping harus gencar sosialisasi, juga harus dijadwalkan. Agar masyarakat akan divaksin agar tidak terjadi berdesakan desakan datang ke fasilitas kesehatan (Puskesmas)” ujarnya

Sementara itu Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono mengatakan, siap menurunkan pasukannya mengamankan dan mengawal penjemputan vaksin dari Dinkes Pemprov Sumsel. Pengawal juga dilakukan sampai ke pendistribusian keseluruhan puskesmas.

“Kita akan turunkan beberapa regu pasukan untuk mengamankan pendistribusian vaksin,”ucapnya

Kemudian Dandim 0405 Letkol kav Syawaf Al Amien menuturkan, siap membantu Pemda dalam segala hal termasuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19

“Apapun kami lakukan demi negara ini, NKRI Harga Mati” ujarnya

Sementara kepala pengadilan negeri Lahat Yoga DA Nugroho menyarankan kepada aparat penegak hukum untuk mengantisipasi informasi hoax. Lantaran rumor yang beredar saat ini bahwasanya vaksinasi banyak menimbulkan kelumpuhan dan sebagainya.

“Kita harus bisa menjamin keamanan vaksin, di samping itu kepolisian juga harus bisa memerangi informasi hoax yang beredar di masyarakat yang menyatakan vaksin tidak aman. Hal tersebut agar dapat mengedukasi dan meyakinkan masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19,”ucapnya

Editor : Lintang