BeritaBERITA TERKININUSANTARA

Dari Babat ke UI Depok: Arie Meidiansyah Bawa Nama PALI di Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ Angkatan I

×

Dari Babat ke UI Depok: Arie Meidiansyah Bawa Nama PALI di Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ Angkatan I

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, DEPOK – Kebanggaan untuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kepala Desa (Kades) Babat Arie Meidiansyah F, S.Pd., M.Pd., resmi terpilih sebagai salah satu dari dua perwakilan PALI di program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ KDMK Angkatan I Kemendagri bersama Universitas Indonesia.

Program berlangsung di Kampus Utama UI Depok, Senin (29/6/2026) sampai Kamis (2/7/2026). Ini langkah strategis Kemendagri lewat Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026. Fokusnya: pembelajaran, diseminasi praktik baik, inovasi, dan penguatan kapasitas pemimpin desa terpilih se-Indonesia.

*Buah Kerja 6 Tahun, Bukan Instan*

Dihubungi di sela kegiatan, Senin (29/6/2026), Arie syukuri kepercayaan tersebut. Ia tegas ini hasil kerja keras 6 tahun lebih bangun Desa Babat.

“Kami sangat bersyukur dapat kepercayaan ikut program ini. Seleksi sangat ketat, berbasis data yang terus di-update desa lewat aplikasi Epdeskel. Ini bonus dari apa yang kami kerjakan selama 6 tahun lebih,” ujar Arie.

Ia harap ilmu dari pakar UI bisa diaplikasikan nyata untuk kemajuan Desa Babat. “Semoga apa yang kami dapat kami aplikasikan di desa dan berdampak bagi semua, khususnya masyarakat Desa Babat,” tambahnya.

*Jadi Pemicu Kades Lain di PALI*

Arie ingin keterpilihannya jadi pemicu semangat Kades lain di PALI terus inovasi. Ia bawa misi harumkan nama daerah di tingkat nasional.

“Kami bersyukur bisa bawa nama desa ke tingkat nasional, dan Insyaallah mengharumkan nama Kabupaten PALI lewat niatan dan program baik ini. Semoga jadi trigger untuk rekan-rekan Kades lain di PALI terus berbuat bagi desanya,” pungkas Arie.

Sebelumnya, Kabupaten PALI menunjuk dua Kades terbaik sesuai arahan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri: utamakan desa dengan inovasi, praktik baik, dan terobosan tata kelola.

KDMK Angkatan I diikuti 434 Kades. Ini komitmen pemerintah tingkatkan kualitas tata kelola desa berbasis data, perencanaan keuangan matang, dan pemberdayaan berkelanjutan.