BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

‘Dendam Kesumat’ Kecot Nyaris Habisi Nyawa Handa Dihari Pernikahan

×

‘Dendam Kesumat’ Kecot Nyaris Habisi Nyawa Handa Dihari Pernikahan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Otak pelaku pengeroyokan di moment pernikahan Ahmad Handa (30), saat berada Jalan Panca Usaha, Kecamatan SU I Palembang, beberapa waktu lalu, akhirnya terungkap. Pengeroyokan inipun berlatar ‘Dendam Kesumat’ tersangka Reno Aprianto alias Kecot (36), yang tidak pernah ketemu korban pasca penikaman dirinya tahun 2019 silam, Senin (2/6/2025).

Penangkapan tersangka dilakukan Tim Gabungan Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang, ketika berada di kediamannya, persis berlokasi di Tiban I Blok AA, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Sementara tiga pelaku lainnya, tiga pelaku lainnya, RN alias Bodang (30), BM alias Toya dan YN masih dalam pengejaran polisi.

Kepada petugas, tersangka mengaku dendam dengan korban sejak tahun 2019 lalu, karena telah menikamnya dengan pisau dibagian tangan kiri dan punggung sebelah kiri, tanpa diketahui alasannya.

“Dia itu pernah menusuk saya tahun 2019 lalu, saat di Semeru, kampung dia pak. Saya sempat bertanya-tanya apa alasannya, karena saya sendiri tidak tahu. Tiba-tiba saja saat lewat, dia langsungmelaporkan ng menikam dari belakang,” ujar tersangka.

Dijelaskan Kecot, ketika dirinya ditikam, dirinya sempat membuat laporan polisi, namun terkendala dengan visum dan kartu berobat.

“Karena kurangnya alat bukti, jadi laporan saya tidak diperpanjang,” tuturnya.

Diceritakan tersangka, dirinya telah lama mencari korban, kebetulan saja tepat di moment pernikahannya itu, baru bertemu kembali.

“Hari kamis, pas mau ke rumah mertua, ada keramaian di tempat korban. Lalu, saya cari tahu sendiri. Benar saja, ternyata Handa mau menikah. Dendam saya memuncak, teringat apa yang telah dilakukannya beberapa tahun silam. Saya pun mengajak teman-teman untuk menyerang dia,” ungkapnya.

Disinggung rekannya yang memegang pistol, tersangka mengaku tidak mengetahuinya.

Menurutnya, saat kejadian, dirinya hanya fokus mengejar dan menyerang korban menggunakan senjata tajam.

“Saya tidak tahu yang pegang pistol pak. Memang saat kejadian ada suara letusan sekitar jarak 20 meter, kami kira polisi dan saya hanya fokus mengejar korban saja,” paparnya.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Reskrim, AKBP Andrie Setiawan menjelaskan, tertangkapnya tersangka berawal dari kendaraan Toyota Calya nopol B 2893 UIN yang dikendarainya, ditinggalkan di pinggir jalan.

“Di mobil yang digunakan keempat pelaku itu, ditinggalkan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan SU I Palembang. Disanalah, anggota menemukan sebilah sajam jenis parang dan satu unit Hp milik tersangka (Bambang). Dari sanalah kita bisa mengungkap pintu awal penyelidikan dan berhasil menangkap seorang pelaku utama,” jelas Harryo, saat gelar press release.

Lebih lanjut, Harryo menerangkan, selain tersangka, pihaknya masih memburu ketiga rekan tersangka lainnya.

“Ketiga rekannya RN, BM dan YN, yang ikut dalam penyerangan korban tepat di hari pernikahan itu, masih kami kejar. Doakan saja agar cepat tertangkap, atau mereka segera menyerahkan diri,” tukasnya.