MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Dari sekian banyak Perusahan Swasta di Bumi Seinggok Sepemunyian atau sering disebut Kota Nanas yang telah memberdayakan jasa pekerja lokal, PT. Cindo Abadi Perkasa (CAP) adalah salah satu contoh perusahaan yang mampu menciptakan lapangan kerja.
Seiring bertambahnya, para pencari kerja dengan lowongan peluang kerja yang ada sangatlah terbatas bahkan cukup signifikan selama pandemi Covid-19 terjadi. Yang bahkan katanya, banyak perusahaan yang tutup dan berhenti beroperasi, imbasnya penambahan angka pengangguran pun terjadi.
Menelisik hal tersebut, Media Online Nasional Mattanews.co coba mencari informasi di PT. CAP yang terletak dijalan Lingkar Timur Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.
Saat Revolusi Industri terjadi, PT. CAP yang bergerak di bidang Aspal Mixing Plant (AMP) dan Batching Plant itu, diketahui berhasil menyerap banyak tenaga kerja khususnya masyarakat lokal.
Dari sisi pengoperasian mesin dan peralatan pabrik, operator kendaraan AMP, Driver untuk mobilitas hasil produksi dari kedua pabrik, HSE dan Pengawas bahkan Tim Uji Lab dan juga tak ketinggalan tenaga Satuan Pengamanan internal perusahaan semuanya melibatkan tenaga kerja lokal.
Ditambah lagi, keberadaan perusahaan yang bergerak dibidang jasa aspal curah dan cor beton itu, makin dapat dirasakan oleh masyarakat setempat dengan CRS dan juga Bansos yang digulirkan.
Tercatat untuk saat ini, semua lini sudah terisi tapi tidak menutup kemungkinan nantinya akan ada penambahan Tenaga Kerja (Tegja) sesuai kebutuhan dari perusahaan.

Sempat berbincang dengan Darmawan (49) warga Kelurahan Muara Dua disela kesibukan tugas dengan rekannya Maulana warga Gunung Ibul Kota Prabumulih, ia mengaku hampir 10 tahun bekerja di PT. CAP.
“Alhamdulillah dari mulai buka lahan pada tahun 2012 sampai sekarang saya masih bekerja di perusahaan Cindo ,” sebutnya untuk PT CAP itu, Jumat (24/9/2021).
“Yang saya ketahui selain Muara Dua, untuk kelurahan yang terdekat seperti Karang Jaya dan Gunung Ibul juga dilibatkan untuk bekerja,” terang warga Muara Dua ini.
Lanjut, akunya pria yang akrab disapa Pak Erte ini dalam melakukan tugas keseharian kami selalu berkerja sesuai Standar Operasional Pekerjaan (SOP) dan dituntut untuk saling bekerja sama satu dengan lainnya.
“Alhamdulillah selama bekerja disini tidak ada kendala apapun sebab kami selalu solid dengan cara memupuk tali persaudaraan satu sama lainnya biar makin kompak dan terasa ringan dalam bekerja,” tuturnya.
Terakhir ia berharap perusahaan ini tetap berdiri tegak dan makin maju.
“Yakin kalau PT Cindo ini makin berkembang tentu sesuai kebutuhan, perusahaan akan kembali membuka lowongan pekerjaan,” imbuh Darmawan.
Sementara Iwan warga Kelurahan Karang Jaya Prabumulih yang cukup lama tergabung di Divisi Angkutan PT. CAP ini mengaku senang.
“Bersyukur saya masih dipercaya untuk bekerja, pastinya saya akan bekerja sebaik mungkin karena sampai saat ini saya selaku kepala keluarga bisa memberikan penghasilan yang berkah untuk keluarga,” pungkasnya.















