BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHANTNI DAN POLRI

Di Tengah Kobaran dan Asap, Karyamas Plantation Hadir! 10 Mesin Robin Diturunkan Lawan Karhutla Kapuas Hulu

×

Di Tengah Kobaran dan Asap, Karyamas Plantation Hadir! 10 Mesin Robin Diturunkan Lawan Karhutla Kapuas Hulu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Langit mulai memutih. Bau asap kembali menyengat. Di tengah Kapuas Hulu yang sedang berperang melawan api, datang kabar baik dari sektor swasta.

Rabu, 3 September 2026. Karyamas Plantation tidak hanya menonton dari jauh. Perusahaan ini turun langsung ke medan, menyerahkan 10 paket lengkap peralatan pemadaman kepada Polres Kapuas Hulu yang diterima langsung oleh Kabag Ops Polres Kapuas Hulu,

Bantuan itu diserahkan oleh Yogra Ujung, Government Relation Karyamas Plantation. Sebuah langkah nyata di saat Kapuas Hulu butuh semua tangan untuk memadamkan bara.

Yang diserahkan bukan bantuan basa-basi. Ini adalah peralatan “tempur” yang benar-benar dibutuhkan tim di lapangan.

Total *10 set lengkap*, terdiri dari:

1. *Mesin Robin Honda WB20XT*: 10 unit – jantungnya penyemprotan
2. *Selang Hisap 4 meter*: 10 unit – untuk menjangkau sumber air
3. *Selang Keluar 20 meter*: 10 unit – menjangkau titik api
4. *Nozzle*: 10 unit – pengatur semburan air
5. *Konektor Selang*: 10 unit – penghubung cepat di lapangan

Dengan peralatan ini tim Polres Kapuas Hulu kini punya tenaga tambahan.

Yogra Ujung, Government Relation Karyamas Plantation menyampaikan dengan nada tegas. Ini bukan sekadar CSR. Ini soal masa depan Kapuas Hulu.

“Lihat kondisi di lapangan. Tim gabungan sudah bekerja siang malam. Kalau kami perusahaan hanya diam, itu namanya ingkar. Karhutla ini perang kita bersama. Hari ini kami serahkan 10 paket peralatan ini. Semoga bisa jadi tenaga tambahan untuk saudara-saudara kami di lapangan,” ujar Yogra Ujung.

Ia menambahkan, asap tidak memilih korban. Tidak peduli itu karyawan perusahaan, petani, anak sekolah, atau lansia. Semua terdampak. Karena itu semua juga harus bergerak.

“Selain bantuan alat, kami juga terus mengingatkan karyawan dan masyarakat di sekitar wilayah kerja kami. Jangan bakar lahan. Satu korek api bisa menghanguskan ratusan hektar dan membuat kita semua sesak napas berminggu-minggu,” tegasnya.

Yogra Ujung menutup pernyataannya dengan imbauan yang menggugah.

“Melawan Karhutla tidak cukup dengan doa. Harus ada keringat, ada alat, ada aksi. Kami di Karyamas Plantation memilih untuk tidak jadi penonton. Kami hadir, kami bantu, kami jaga Kapuas Hulu bersama-sama,” katanya.

Ia berharap langkah Karyamas Plantation ini diharapkan menjadi pemantik. Agar perusahaan lain, hingga masyarakat umum ikut bergerak. Karena jika semua menunggu pemerintah, api akan keburu besar.

“Kapuas Hulu tidak butuh pahlawan satu orang. Kapuas Hulu butuh 1 juta tangan yang bergerak bersama.Dan hari ini, 10 mesin robin dari Karyamas Plantation sudah siap meraung di garis depan, “pungkasnya mengakhiri.

Sementara itu, pihak kepolisian Resor Kapuas Hulu juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Karyamas Plantation.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kontribusi dari pihak perusahaan dalam membantu penanganan Karhutla. Mengingat keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki Polres dan jajaran, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, IPTU Jamali.

Ia berharap peralatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh tim di lapangan.

“Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa kami gunakan dengan sebaik-baiknya dalam melaksanakan tugas di lapangan, terutama dalam penanganan Karhutla yang saat ini masih terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu,” tambahnya. (*)

Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra