MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Aksi kriminalitas sadis kembali mengguncang Kabupaten Kapuas Hulu. Seorang warga Arpandi (33th) menjadi korban pencurian dengan kekerasan di wilayah Kecamatan Boyan Tanjung pada Selasa dini hari, 30 Juni 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.
Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Lintas Selatan Dusun Keliat, Desa Mujan, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Boyan Tanjung, Kecamatan Boyan Tanjung.
*Berawal dari Boncengan Pulang Kafe, Berakhir Tragis*
Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali, menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan laporan yang diterima.
“Korban atas nama Arpandi (33th) sebelumnya berboncengan dengan terduga pelaku berinisial A. Keduanya baru pulang dari sebuah kafe di wilayah Buak Limbang, Kecamatan Pengkadan, dan hendak menuju Desa Nanga Betung,” ujar Iptu Jamali, Selasa (30/6/2026) siang.
Namun, setibanya di lokasi yang sepi, niat jahat terduga pelaku muncul. Tanpa diduga, pelaku langsung melakukan penyerangan.
*Dibacok dari Belakang, Motor Raib*
“Terduga pelaku diduga secara tiba-tiba melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dari arah belakang hingga menyebabkan korban mengalami sejumlah luka serius pada bagian tengkuk, tangan kiri, serta siku lengan kanan,” jelas Iptu Jamali.
Dalam kondisi tak berdaya akibat luka bacok, korban tidak dapat mempertahankan kendaraannya.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka fisik serta kehilangan 1 unit sepeda motor Yamaha R15 warna hitam,” tambah Kasi Humas.
Dengan sisa tenaga, korban berusaha menyelamatkan diri. Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke Puskesmas Boyan Tanjung untuk penanganan medis.
*Polisi Intensif Lakukan Pengejaran*
Usai menerima laporan, Tim Polsek Boyan Tanjung bersama Satreskrim Polres Kapuas Hulu langsung bergerak cepat.
“Saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pengumpulan keterangan saksi, serta melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Polisi juga terus mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian,” tegas Iptu Jamali.
Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku berinisial A masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang.
*Imbauan Kamtibmas dari Kepolisian*
Menanggapi kejadian ini, Iptu Jamali mengimbau masyarakat Kapuas Hulu untuk lebih berhati-hati, terutama saat bepergian di malam hingga dini hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari. Jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal atau dalam kondisi tidak aman. Segera laporkan kepada kepolisian terdekat apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” pungkasnya. (*)














