BERITA TERKINIHEADLINEPOLITIK

Diduga, Reses Anggota DPRD Purwakarta Ini berbalut Materi Kampanye

×

Diduga, Reses Anggota DPRD Purwakarta Ini berbalut Materi Kampanye

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Diduga salah satu Anggota DPRD Purwakarta, Asep Abdulloh yang biasa di sapa Asep Uoh pada kegiatan resesnya dibalut dengan materi kampanye.

Dalam cuplikan video yang didapatkan mattanews.co, politisi Partai Berkarya itu dengan terang-terangan mengajak warga untuk menyuarakan yel-yel secara bersamaan atas nama Hidayat.

“Kalau saya bilang Hidayat maju, Hidayat maju, Hidayat menang, sepakat tidak?,” ujar Asep Uoh dikutip dalam isi video tersebut. Hal itu kemudian diamini oleh warga yang hadir dengan jawaban kata sepakat.

Video dugaan Anggota DPRD Purwakarta Asep Uoh yang menyelipkan materi kampanye saat kegiatan resesnya tersebut mendapatkan perhatian dari Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP) Hikmat Ibnu Ariel.

Ariel mengatakan sangat menyayangkan jika memang hal tersebut terjadi dan dilakukan saat masa reses, itu sangat disayangkan sekali. Pasalnya, masa reses adalah waktu anggota DPRD melakukan kunjungan ke konstituen atau Daerah pemilihan (Dapil) untuk menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat. Menjaring aspirasi dan masukan dari konstituen.

“Tidak elok saat reses berkampanye untuk siapapun atau dirinya pribadi. Hal tersebut bisa berpotensi terjadinya pelanggaran Pemilu. Dimana pada, UU No 7 Tahun 2017 Pasal 492 menyebutkan setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, Kabupaten/Kota dikenakan sanksi pidana kurungan selama 1 tahun dan denda 12 Juta Rupiah,” ujar Ariel, Minggu (11/02/2023).

Kata Ariel, kegiatan reses itu gunakan duit negara untuk menyerap aspirasi warga. Bukan untuk ajang mempromosikan seseorang. Untuk itu hal-hal seperti ini harus diwaspadai.

“Memang saat ini belum ada jadwal kampanye dan daftar calon. Tapi, mempromosikan seseorang pada masa reses untuk kepentingan kontestasi itu tidak baik,” ucap Ariel.

Maka dari itu Ariel berharap kepada pihak terkait untuk melakukan penelusuran kebenaran video tersebut.

“Jika terbukti melanggar, tolong ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku,” ucap Ariel.

Sementara, Anggota DPRD Purwakarta Asep Uoh saat dikonfirmasi media melalui pesan singkat WhatsApp terkait video tersebut mengatakan pihaknya sudah tidak dalam kegiatan reses lagi saat ini.

“Kegiatan reses saya sudah berakhir pada hari jumat kemarin. Video itu saat dirinya melakukan silaturahmi dengan masyarakat Desa Cianting,” ucapnya, Sabtu (18/02/2023).

Kata Asep, saya tidak melakukan kampanye saat itu. Karena jika berbicara soal kampanye Bupati, waktunya masih jauh. Juga belum ada jadwal tahapan kampanye Bupati, kan Sebelum pemilihan Bupati ada Pileg dulu.

“Sebenarnya dalam video itu saya hanya minta tanggapan saja pada masyarakat. Jika seandainya pak Dayat diusir sama saya dari anggota DPRD Purwakarta, karena satu dapil sama saya. Kita usir saja menjadi bupati, sepakat tidak?, kalau sepakat saya mau bikin yel-yel seperti itu,” jelasnya.

Kemudian, kalau mengkampanyekan Dayat itu masih jauh-jauh hari. Namun, pihaknya hanya minta pendapat betul dan tidaknya (hidayat.red) diterima masyarakat kalau nanti menjadi balon.

“Kalau sekarang belum jadi calon, balon saja belum. Jadi tidak ada kaitannya dengan mengkampanyekan, cuma saya hanya ingin melihat antusias masyarakat sebelum jauh-jauh hari,” tukas Asep.