MATTANEWS.CO, FAKFAK – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, secara resmi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Pabrik Pupuk Fakfak, Papua Barat. Kamis (23/11/2023).
Presiden Jokowi dalam kunjungan kerjanya didampingi oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia.
Dihadapan Jokowi, Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa lokasi pabrik pupuk yang terletak di Kampung Andamata, Distrik Arguni ini tidak hanya akan membangun Pabrik Pupuk Fakfak, tetapi juga PT Freeport akan membangun smelter di kawasan tersebut.
“Luas area di sini sekitar 2000 hektar, di mana 500 hektar akan dikelola oleh Pupuk Indonesia dan sisanya akan dikordinasikan dengan masyarakat dan pemerintah agar Pupuk Indonesia segera dapat memulai kegiatan konstruksi,” ujar Bahlil Lahadalia.
Sejak awal, Bahlil tetap berkomitmen kepada tokoh adat, tokoh masyarakat, kapitan, dan raja bahwa hak-hak mereka tidak akan dikurangi.
“Oleh karena itu, dukungan dari para bapak sangat diharapkan untuk mensukseskan pembangunan pabrik pupuk di Fakfak,” ujarnya.
“Pabrik Pupuk Fakfak juga akan menjadi penyuplai pupuk bagi kawasan timur, khususnya Merauke, sebagai lumbung pangan nasional,” tandas Bahlil.














