Reporter : Nasir
BANYUASIN, Mattanews.co – Kepolisian Resort Banyuasin melalui Kepolisian Sektor Pangkalan Balai, kembali mengungkap kasus pembunuhan terhadap SP (40).
Korban yang berprofesi sebagai supir, tercatat sebagai warga RT 03 Dusun 02 Desa Sukaraja Baru Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin Sumsel.
Berdasarkan LP/ B – 16/ VII / 2020 /Sumsel/BA/Sek Pangkalan Balai, peristiwa kejadian Senin (20/7/2020) pukul 21.30 WIB.
Petugas kepolisian menginterogasi kedua saksi yaitu JI(40) dan Hendri (30).
Kedua warga RT 04 Desa Sukaraja ini mengatakan, pada pukul 19.30 WIB mereka bersama korban dan tersangka SD (23), sedang duduk ngobrol di jembatan air mampat.
Yang berlokasi di RT 04 Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin Sumsel.
Saat mereka mengobrol, korban melontarkan kalimat kepada tersangka yang membuat tersinggung.
“Kamu ini bekerja terus seperti kekurangan uang saja. Itu yang diucapkan korban ke SD,” ucap JI, Selasa (21/7/2020).
Lalu, ucapan korban ditanggapi tersangka dengan menyebut bahwa dia butuh uang untuk membayar utang.
Merasa tidak senang dengan jawaban tersangka, SP lalu melempar potongan besi ke arah tersangka.
“SD berhasil mengelak dan langsung pulang. Lalu dia datang lagi membawa parang,” katanya.
Tiba-tiba tersangka langsung mendekati korban dan melayangkan senjata tajam (sajam) tersebut ke bagian kepala SP.
Tubuh korban pun jatug ke tanah. Tak puas dengan perbuatannya, tersangka kembali membacok bagian leher korban sebanyak tiga kali hingga korban meninggal dunia di tempat.
“Dia langsung kabur ke rumah kejadian Kepala Desa Sukaraja, untuk meminta perlindungan karena takut dihakimi massa,” ucapnya.
Pertikaian tersebut diduga merupakan puncak dari dendam lama, yaitu perebutan harta warisan berupa kebun pohon cempedak.
Setelah menerima laporan dari Kades Sukaraja,Tim Puma dan Polsek Pangkalan Balai langsung mendatangi rumah kades Sukaraja.
Tersangka langsung diamankan tanpa melakukan perlawanan.
Petugas mengamankan satu bilah parang bergagang kayu warna coklat yang digunakan tersangka. Dari peristiwa tersebut korban langsung dievakuasi ke RSUD Banyuasin.
Editor : Nefri














