MATTANEWS.CO, SULBAR,– Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Enny Anggraeny Anwar menerima audiensi Tim Visitasi Dirjen Yankes dan Direktur Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, di Rumah Jabatan Wagub Sulbar, Sabtu (26/3/2022).
Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Yankes Kemenkes RI, atas perhatiaanya kepada Sulbar khususnya dalam pembangunan fasilitas jantung di RS Regional Mamuju, yang belum maksimal dan pasien-pasien masih dirujuk ke luar daerah.
“Pemprov Sulbar mengucapkan terima kasih atas dukungan Kemenkes, semoga apa yang dicita-citakan memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Dijelaskannya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar 2021 sebesar 66,36 persen, usia harapan hidup 65,25 persen. Harapan lama sekolah 12,86 persen, rata-rata lama sekolah 7,96 persen.
“Angka mulai turun tahun 2020 sebesar 93,17 persen, persentase penduduk miskin tahun 2020 10,87 persen meningkat menjadi 11, 29 persen pada tahun 2021,” jelasnya.
Menurutnya, Sulbar memiliki 8 RS pemerintah serta 98 Puskesmas di 6 kabupaten.
“Saat ini, beberapa ahli jantung sudah disekolahkan dan masih dalam tahap pendidikan yang tersebar di beberapa kabupaten,” tutupnya.
Sementara itu, Dirjen Yankes Kemenkes RI, Abdul Kadir secara virtual menerangkan, dari sekian banyak penyebab kematian di Indonesia pasien yang paling banyak adalah jantung, stroke, kanker.
“Sangat tidak mungkin dalam waktu bersamaan semua bisa selesai, penyakit jantunt menjadi prioritas karena itu paling tinggi di Indonesia yang berkisar 1/100, ada sekitar 270 ribu warga Indonesia menderita jantung,” terangnya.
Sambungnya, Indonesia belum mampu mengatasi 270 ribu penduduk penderita penyakit jantung dan RS Harapan itu terbatas. Maka, 2024 nanti Kemenkes berkomitmen mendirikan Pusat Jantung Terpadu di setiap ibu kota provinsi.
“Syarat utama bukan pada sarana dan prasarana tetapi SDM, saya lihat SDM di RS Regional Mamuju masih kurang dan lemah. Semua harus punya insiatif untuk mengembangkan RS Regional Mamuju sebagai Pusat Jantung,” pungkasnya. (*)














