BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Dishub Kota Malang Kordinasi Dengan Pemrov, Antisipasi Membludaknya Pengguna Trans Jatim

×

Dishub Kota Malang Kordinasi Dengan Pemrov, Antisipasi Membludaknya Pengguna Trans Jatim

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat jelang liburan Natal dan Tahun Baru, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah menantang berbagai persiapan, salah satunya tranportasi publik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menuturkan bahwa salah satu aspek krusial adalah meningkatnya penggunaan transportasi publik, khususnya Trans Jatim yang diprediksi kembali naik signifikan selama masa liburan.

Terlebih, masyarakat di Kota Malang sangat antusias terhadap kehadiran Trans Jatim. Animo masyarakat terhadap TransnJatim juga menunjukkan tren yang sangat positif, meski demikian pada hari-hari tertentu ada yang tidak kebagian tempat duduk.

“Penggunaan Trans Jatim itu juga sangat tinggi, Hal ini merupakan bagian dari evolusi. Apakah nanti harus bagaimana? Tentu itu kebijakan ada pada Pemerintah Provinsi. Kami tunggu, dan mudah-mudahan ini menjadi pilihan masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pribadi,” terang Widjaja, Rabu (3/12/2025).

Lebih lanjut, Kadishub menuturkan bahwa upaya peningkatan layanan Trans Jatim, termasuk penambahan armada, berada sepenuhnya di ranah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, penambahan armada berarti penambahan anggaran dan harus melalui evaluasi menyeluruh oleh pihak provinsi. Dishub Kota Malang akan tetap menyampaikan masukan terkait tingginya permintaan tersebut.

Menghadapi Libur Nataru, Dishub menyiapkan langkah antisipasi terkait potensi kepadatan arus lalu lintas selama periode libur akhir tahun.

Selain itu, pihaknya menilai bahwa kepadatan lalu lintas merupakan indikasi meningkatnya aktivitas masyarakat untuk berlibur. Karena itu, Dishub memiliki kewajiban untuk menghadirkan fasilitas pendukung, terutama ketersediaan dan pengelolaan lahan parkir.

“Kami mengupayakan dan mengoptimalkan kebersihan serta kesiapan kantong parkir yang kami miliki. Kami juga berharap masyarakat tidak memaksakan diri parkir di tempat tujuan jika sudah penuh. Silakan cari tempat parkir lain dan jalan kaki sedikit tidak masalah,” jelasnya.

Terlebih Widjaya juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih moda transportasi, terutama bagi warga yang ingin menghindari kemacetan.

Transportasi publik seperti Trans Jatim dinilai menjadi alternatif yang lebih aman, nyaman, dan efisien selama Nataru.

“Kami akan sampaikan evaluasi ini kepada pimpinan. Tapi kebijakan sepenuhnya ada di provinsi. Kami di kota hanya mendukung dan mengoptimalkan fasilitas yang ada,” pungkasnya.