Reporter : Arlan
PALEMBANG, Mattanews.co – Kelompok Pecinta Alam (KPA) Wignamanggala dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Pajarpala menggelar acara diskusi bareng mengenai bagaimana prosedur dan manajemen saat di bencana. Acara berlokasi di kedai Kopinian, Jalan Pelita Palembang, (26/05/2019) malam.
Dikatakan pihak penyelenggara Kiki, tujuan acara sendiri guna menyatukan persepsi para penggiat alam dalam penanggulangan bencana dan saat turun di bencana.
“Acara kami buat bekerjasama dengan pihak Federasi Mountaineering Indonesia Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Sumsel. Semoga acara bisa bermanfaat bagi para penggiat alam,” ucapnya.
Sambung Kiki, acara juga direspon baik oleh pihak Tagana Provinsi Sumsel serta menghadirkan beberapa narasumber seperti Juliardhi Eka Mahardika, seorang relawan independen dari Kalbar, kemudian juga hadir perwakilan Basarnas Sumsel Mancara Wanto,SE serta Kasi Tagana Sumsel Amir.
“Dalam acara tak lain isi acara tentang bagaimana relawan saat akan turun ke bencana, mulai dari persiapan hingga keahlian yang dimiliki,” tutupnya.
Pantauan dilapangan, ratusan penggiat alam menghadiri acara dan mendengarkan penjelasan dari beberapa narasumber yang telah hadir.
Editor : Anang














