BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Dokter Spesialis Anak Kunjungi Posyandu Tanjung, Ini yang Dilakukan

×

Dokter Spesialis Anak Kunjungi Posyandu Tanjung, Ini yang Dilakukan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Senin 3 Oktober 2025 tak seperti hari biasanya suara riuh, anak – anak bermain dan ketawa kecil di Posyandu Tanjung, Komplek rumah dinas Kodim 1206 Putussibau.

Seorang Dokter Spesialis Anak RSUD Dr. Achmad Diponegoro Putussibau Dr. Mas Agung Ginanjar M.Sc, Sp.A., mengunjungi Posyandu Tanjung memberikan penyuluhan kesehatan.

Dr. Mas Agung Ginanjar M.Sc, Sp.A datang bukan sendiri di dampingi tenaga kesehatan dari RSUD Dr. Achmad Diponegoro, serta tenaga kesehatan Puskesmas Putussibau Utara.

Tak lupa kader Posyandu Tanjung Kodim 1206/Psb anggota Persit KCK Cabang L Dim 1206/Putussibau beserta para ibu dan balita binaan Posyandu Tanjung menerima penyampaian materi dengan tema “Optimalisasi Pengenalan Tanda Syok Pada Anak”.

Dr. Mas Agung Ginanjar M.Sc, Sp.A., menjelaskan pentingnya bagi orang tua, khususnya ibu, untuk memahami tanda-tanda awal syok pada anak.

“Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti dehidrasi berat, infeksi, perdarahan, atau reaksi alergi berat (anafilaksis),” kata Dr. Mas Agung didepan para ibu binaan Posyandu.

Dr. Mas Agung jelaskan Pengenalan Dini terhadap Tanda Syok “Pencet Sini” sangat penting agar penanganan dini bisa dilakukan secepat mungkin.

“Sehingga dapat menyelamatkan nyawa anak,” jelas dokter tersebut dalam penyuluhan.

Kemudian lanjut kata Dr. Mas Agung beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai, antara lain anak tampak lemas, kulit pucat atau dingin, napas cepat, denyut nadi lemah, serta kesadaran menurun,

“Ini pemahaman tentang langkah awal penanganan darurat sebelum membawa anak ke fasilitas kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang L Dim 1206/Psb Ny. Fany Andreas mengatakan dengan penyuluhan dari dokter spesialis anak ini kami berharap para ibu-ibu Persit dan masyarakat dapat lebih memahami tanda-tanda awal terjadinya syok pada anak.

“Sehingga dapat melakukan langkah cepat dan tepat sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Tak hanya itu, melalui kegiatan ini diharapkan para orang tua semakin peduli terhadap kesehatan anak.

“Serta mampu melakukan tindakan cepat dan tepat dalam situasi darurat sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan,” pungkasnya.

Kegiatan penyuluhan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari serta foto bersama.