MATTANEWS.CO, MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang menuntaskan rehabilitasi ruas Jalan Kedungrejo–Tumpang di Kecamatan Pakis. Penanganan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi jalan agar tetap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat akses menuju fasilitas pendidikan.
Ruas jalan yang melintasi wilayah Desa Kedungrejo dan Banjarejo itu mendapatkan penanganan berupa pengaspalan dengan panjang sekitar 480 meter dan lebar 6 meter. Pekerjaan yang diusulkan secara teknokratik tersebut telah mencapai progres 100 persen dan rampung pada Agustus 2026.
DPUBM Kabupaten Malang melalui Kepala Bidang Pemeliharaan, Kurniawan Wijayanto, mengatakan penanganan dilakukan dengan melihat kondisi eksisting jalan serta kebutuhan terhadap pemeliharaan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Paket ini merupakan rehabilitasi Jalan Kedungrejo–Tumpang di Kecamatan Pakis. Penanganannya berupa aspal dengan panjang sekitar 480 meter dan lebar 6 meter,” ujar Kurniawan, Jum’at (18/9/2026) malam.
Menurutnya, kondisi lapisan hotmix lama pada ruas tersebut sebelumnya sudah mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil identifikasi, tingkat kerusakan mencapai sekitar 15 persen.
“Kondisi eksisting sebelumnya terdapat sekitar 15 persen kerusakan pada hotmix lama. Dari kondisi tersebut kemudian dilakukan penanganan agar fungsi jalan dapat kembali optimal,” jelasnya.
Kurniawan menambahkan, pelaksanaan rehabilitasi tersebut tidak hanya berorientasi pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga bagian dari pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan.
“Prinsipnya, jalan yang sudah mengalami penurunan kondisi perlu mendapatkan penanganan. Harapannya setelah direhabilitasi, masyarakat bisa kembali mendapatkan akses jalan yang lebih baik,” tuturnya.
Ia menjelaskan, ruas Jalan Kedungrejo–Tumpang memiliki fungsi yang cukup strategis bagi aktivitas masyarakat di sekitarnya. Selain digunakan sebagai jalur mobilitas warga, ruas tersebut juga menjadi akses menuju sejumlah fasilitas pendidikan.
“Jalan ini menjadi salah satu akses masyarakat, termasuk menuju SDN 1 Kedungrejo dan SMPN 2 Pakis,” ungkapnya.
Dengan kondisi jalan yang telah diperbaiki, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan, terutama para pelajar dan tenaga pendidik yang melintasi ruas tersebut setiap hari.
“Dengan selesainya pekerjaan ini, kami berharap akses menuju sekolah maupun aktivitas masyarakat sehari-hari menjadi lebih lancar dan nyaman,” tutur Kurniawan.
Ia menegaskan, penyelesaian pekerjaan hingga 100 persen pada Agustus menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan ruas jalan tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Progres pekerjaannya sudah 100 persen dan selesai pada Agustus. Jadi, manfaat dari penanganan ini diharapkan bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Kurniawan juga menyampaikan bahwa pemeliharaan jalan perlu dilakukan secara berkesinambungan. Kondisi jalan yang baik, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan berkendara, tetapi juga mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pemeliharaan jalan ini penting untuk menjaga agar infrastruktur yang ada tetap berfungsi dengan baik. Jalan merupakan bagian dari konektivitas masyarakat, sehingga kondisinya harus terus diperhatikan,” pungkasnya.
Rampungnya rehabilitasi Jalan Kedungrejo–Tumpang diharapkan mampu memperkuat konektivitas kawasan sekaligus memberikan dukungan terhadap mobilitas masyarakat di Desa Kedungrejo dan Banjarejo, termasuk akses pendidikan menuju SDN 1 Kedungrejo dan SMPN 2 Kurniawan Wijayanto.














