BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Dua Pria Pencuri Nyamar, Gunakan Baju Daster dan Jilbab

×

Dua Pria Pencuri Nyamar, Gunakan Baju Daster dan Jilbab

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dua pria bernama Sukiwan (52) warga Sematang Borang dan Ari Ardiansyah (28), warga Lebak Murni ini ditangkap polisi lantaran pencurian, yang menyamar menggunakan baju daster wanita dan berjilbab, di Jalan Sematang Borang, Lorong Persatuan, Sako, Palembang, Jumat (17/7/2026).

Kejadian ini diketahui setelah korban Widianto Saipul, pulang dari hajatan dan langsung melapor pencurian di rumahnya, Minggu (5/7/2026) sekira jam 21.00 WIB.

Kapolsek Sako Palembang, Kompol Makmun Nartawinata SH MH membenarkan kejadian pencurian tersebut dengan total kerugian Rp 50 juta dan pelaku ditangkap pada hari Senin, 6 Juli 2026 dirumah pelaku bernama Ari Ardiansyah di Lebak Murni Palembang.

“Ini pelaku pencurian 363, modusnya mereka datang ke lokasi TKP dengan menggunakan busana wanita untuk menyamar, mereka bawa linggis juga, bongkar jendela untuk masuk ke dalam rumah, saat didalam masuk ke kamar cari barang yang hendak dicuri, menurut korban ada uang sebanyak Rp 50 juta, beberapa celengan uang, juga tas dan dompet wanita,” jelasnya saat gelar Rilis di Mapolsek Sako Palembang, 17 Juli 2026 sore.

Makmun mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua pelaku ini baru pertama kali melakukan pencurian modus ini, untuk perannya sama namun untuk otak dari kejahatan ini adalah Sukiwan lalu Ari hanya ikut.

“Kedua pelaku ini menyamar seperti ini untuk mengelabui warga sekitar, kedua pelaku ini takut terlihat karena kedua pelaku sering berada di lokasi berkemungkinan korban sering melihat mereka, juga untuk diketahui kedua pelaku ini juga pernah ditahan berkaitan dengan kasus yang sama pencurian dengan pemberatan,” jelasnya.

Sementara itu, Sukiwan sebagai otak pelaku ini mengatakan metode pencurian ini dilakukan dengan spontan agar tidak ketahuan.

“Pakaian ini kami beli di pasar, baju ini pakai saat sudah dekat di TKP, jendela rumah korban itu kami congkel saat korban tidak ada dirumah, kami ambil uang dompet dan tas sama celengan uang, hasilnya kami buat foya-foya di Kampung Baru,” tandasnya.