MATTANEWS.CO, PALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan moral dan kebangsaan generasi muda. Hal itu tampak dari kehadiran Wakil Bupati (Wabup) PALI, Iwan Tuaji, SH, dalam acara pelantikan dan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Kabupaten PALI, bertempat di Pendopoan samping Guest House (Rumah Dinas Bupati) pada Selasa (11/11).
Pengukuhan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Semangat Kebangsaan, Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan Menuju PALI Untuk Indonesia Emas”.

Perlu diketahui kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Ketua Umum DPP PGK yang merupakan Bupati Lahat, Drs. H. Bursah Zarnubi, M.Sc., Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, SH, MH, serta jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iwan Tuaji menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kiprah PGK di Kabupaten PALI. Ia menilai kehadiran PGK sebagai bagian penting dari gerakan intelektual dan sosial yang membawa semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap bangsa.
“Atas nama Pemkab PALI, kami menyambut baik hadirnya PGK sebagai organisasi yang membawa nilai-nilai moral dan semangat kebangsaan. Kami berharap PGK PALI menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang kritis, produktif, dan berjiwa nasionalis,” ujar Wabup.

Wabup PALI juga menekankan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti PGK, dalam rangka memperkuat semangat kebersamaan dan menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan.
“Pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah membutuhkan partisipasi semua pihak, terutama generasi muda yang memiliki semangat juang dan idealisme tinggi. PGK diharapkan dapat menjadi wadah kader bangsa yang berpikir, bergerak, dan berbuat untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Di tempat yang sama, dalam sambutannya Firdaus Hasbullah menegaskan bahwa PGK bukan sekadar organisasi, melainkan wadah perjuangan yang lahir dari semangat kebangsaan para tokoh nasional kritis yang digagas Bursah Zarnubi sejak tahun 2013.
“PGK telah melahirkan tokoh-tokoh nasional yang berkontribusi nyata bagi bangsa ini. Mereka tersebar di eksekutif, legislatif, dan berbagai bidang strategis lainnya,” ungkap Firdaus.
Ia menekankan, PALI menjadi daerah ketiga di Sumatera Selatan (Sumsel) yang resmi dikukuhkan setelah Kabupaten OKI dan Banyuasin.
Karena itu, Firdaus menantang jajaran pengurus DPD PGK PALI agar tidak sekadar menjadi simbol, tapi benar-benar menjadi pilar penerus suara kritis dan moralitas bangsa.
“PGK adalah gerakan moral, gerakan pemikiran, dan gerakan aksi kebangsaan. Kita tidak hanya bicara cinta tanah air, tapi membuktikannya lewat tindakan dan kerja nyata,” tegas Firdaus.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam membawa perubahan. Menurutnya, anak muda harus berani turun tangan, bukan hanya menunggu peluang.
“Bangsa ini tidak dibangun oleh orang yang pandai berbicara, tapi oleh mereka yang mau bekerja tanpa pamrih, bahkan rela berkorban demi negeri,” pungkasnya.(Adv)














