BeritaBERITA TERKININUSANTARA

Ex Dirut Perumda Pasar Palembang Abdul Rizal Tampar Disperindag PALI: “Kalau Pangkalan Nakal, Usul Tutup ke Pertamina!”

×

Ex Dirut Perumda Pasar Palembang Abdul Rizal Tampar Disperindag PALI: “Kalau Pangkalan Nakal, Usul Tutup ke Pertamina!”

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALI – Jeritan emak-emak & UMKM Bumi Serepat Serasan akibat langka & mahalnya gas elpiji 3 kg memantik reaksi keras tokoh perdagangan. Abdul Rizal, eks Dirut Perumda Pasar Palembang Jaya asal Tanjung Kurung, Abab, PALI blak-blakan sayangkan lambannya respons pemangku kebijakan PALI, Selasa (9/6/2026).

“Gas melon itu program mutlak pemerintah. Beda dengan migor yang dipengaruhi pasar global. Kalau Disperindag, harusnya kerja sama Polri lewat Satgas. Sidak lapangan dulu, cari penyebab utama, baru undang wartawan jelaskan masalahnya di mana,” tegas Abdul Rizal.

Pernyataan ini menampar kinerja Disperindag PALI yang dinilai jalan di tempat. Catatan wartawan: kekecewaan publik sudah di titik nadir. Mulai tudingan “kemandulan dinas”, aksi “prank” pejabat saat dikonfirmasi dengan dalih dinas luar ke Palembang, hingga mosi tidak percaya dari PMII & PGK. Mereka nilai Pemda, DPRD & APH pembiaran berjamaah.

“Pangkalan Nakal? Usul Tutup ke Pertamina!”

Berpengalaman urus tata niaga & pasar, Abdul Rizal ingatkan pemerintah punya instrumen sanksi kuat.

“Kalau sidak ketemu pangkalan nakal, Disperindag bisa langsung usul tegas ke Pertamina untuk tutup pangkalan itu! Begitu prosedurnya,” cetusnya.

Ia juga soroti DPRD agar tak pasif. Fungsi pengawasan harus nyata di lapangan, bukan sekadar panggil formalitas di atas kertas saat dapur warga tak bisa mengepul.

“Kalau pemerintah lambat, mitra pengawas kan ada: DPRD. Komisi mitra silakan turun lapangan bareng pimpinan & Satgas Polri. Sama-sama bergerak demi rakyat, jangan sama-sama menunggu! Tidak bisa masak kalau model begini. Kayu api habis, lahan jadi sawit semua. Praktis hanya gas tumpuan masyarakat,” tukasnya pakai tamsil lokal.

Bola Panas di Tangan Pemkab

Desakan Abdul Rizal perkuat gelombang tuntutan warga PALI. Lewat laporan wartawan, masyarakat & pelaku UMKM berulang desak Polres & Kejari PALI segera OTT, seret mafia & agen nakal ke hukum.

Kini bola panas di tangan Disperindag, DPRD, dan APH PALI. Akankah tamparan mantan Dirut Pasar ini mengetuk nurani pemangku kebijakan, atau jeritan rakyat miskin Bumi Serepat Serasan terus menguap tanpa aksi nyata? Kita tunggu.