Fakta Viralnya Video Ibu Ani@ya Anak Kandungnya di Medan

  • Whatsapp
Beberapa postingan video penganiayaan ibu ke anak kandungnya di Medan, disebarluaskan oleh akun Facebook Alferin Pdg (Dok. Facebook Alferin Pdg / Mattanews.co)
Beberapa postingan video penganiayaan ibu ke anak kandungnya di Medan, disebarluaskan oleh akun Facebook Alferin Pdg (Dok. Facebook Alferin Pdg / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, MEDAN – Video berisi rekaman aksi p3ngani@yaan seorang ibu terhadap anak kandungnya viral di media sosial (medsos). Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut diduga terjadi di kawasan Menteng, Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denan Kota Medan Sumatera Utara (Sumut).

Bacaan Lainnya

Selain m3ncubit1 dan m3mukul korban, dalam video berdurasi 1,15 menit tersebut, si ibu kandung juga mengancam anak laki-lakinya pakai pisau dan seolah ingin m3nghabisi ny4wa anak kandungnya sendiri.

β€œEnak kali kau ini. Kau kirim apa gak uang sekolahnya, udah kubayar itu,” ujar ibu korban kepada anak semata wayangnya, yang diduga videonya dikirim ke suaminya.

Berdasarkan video itu, sang ibu yang diketahui bernama LN (35), kesal terhadap suaminya karena tidak memberi uang untuk kebutuhan anak mereka yang tinggal bersamanya.

Diduga, LN yang sudah berpisah dengan suaminya tersebut, harus menanggung biaya hidup anak laki-lakinya di Medan.

Kepala Lingkungan (Kepling) V Menteng, Kecamatan Medan Denai Robinhut membenarkan, adanya video viral ibu m3ngani@ya anak kandungnya. Video itu viral sejak Selasa (23/2/2021) lalu.

β€œIns1den itu sudah berulang kali terjadi sejak tahun 2018,” ujarnya, Minggu (28/2/2021).

Pihaknya bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Medan, sudah mendatangi keluarga pelaku, dan pernah membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

LN dan suaminya DVP, lanjutnya, sudah lama mengalami persoalan rumah tangga hingga akhirnya berpisah.

β€œSi ibu menagih uang belanja anaknya, dengan m3ng@ncam suaminya. Yang menjadi korbannya adalah anak mereka,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi ke aparat kepolisian, Kapolsek Medan area Kompol Faidir Chaniago menyebutkan pihaknya sudah mengecek TKP.

“Rumah itu sudah kosong, tidak ada satu orang pun,” ujarnya.

Video p3ngani@yaan tersebut pertama kali disebarluaskan oleh akun Facebook Alferin Pdg. Hingga akhirnya tersebar di medsos dan viral. Namun kini, video penganiayaan tersebut sudah dihapus di laman Facebook Alferin Pdg.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait