MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., mengharapkan dengan digelarnya Festival Pawai Budaya tahun 2022 ini bisa menghibur masyarakat.
Pawai budaya ini digelar, kata Maryoto seiring pandemi Covid-19 semakin menurun dan melandai.
Hal ini dikatakan Maryoto seusai menyaksikan Festival Pawai Budaya tahun 2022 yang diikuti peserta dari jenjang lembaga pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dan sederajat bertempat di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso setempat, Senin (7/11/2022).
“Kegiatan karnaval ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-817 Kabupaten Tulungagung,” kata Maryoto didampingi Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., dihadapan awak media.
Maryoto menambahkan pihaknya menggelar Festival Pawai Budaya tahun 2022 merupakan upaya dalam memberikan hiburan kepada masyarakat pasca pandemi Covid-19 sudah mengalami penurunan.
Sebagaimana diketahui, selama adanya pandemi Covid-19 pihaknya (Pemkab Tulungagung.red) tidak menggelar pawai budaya.
“Kami laksanakan karnaval ini karena sudah lama tidak diadakan, sekaligus sebagai hiburan masyarakat karena pandemi selama kurun 3 tahun dan selama 3 kali berturut-turut itu baru sekarang digelar,” tambahnya.
“Tentu saja harapan kami bisa menghibur masyarakat seiring pandemi mulai turun dan melandai,” imbuhnya.
Meskipun demikian, lebih lanjut Mantan Sekda Kabupaten Tulungagung menghimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokoler kesehatan dan tetap menjaga pola hidup sehat.
“Tetap disiplin protokoler kesehatan dan menjaga pola hidup sehat, itu sangat penting,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-817 Kabupaten Tulungagung pihak Pemerintah Kabupaten menggelar Festival Pawai Budaya tahun 2022.
Adapun Festival Pawai Budaya tersebut dimulai tanggal 6 November dengan peserta diikuti oleh tingkat Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar. Sedangkan pada 7 November diikuti peserta tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dan sederajatnya, dan terakhir dilaksanakan pada 8 November dengan diikuti peserta tingkat Organisasi Perangkat Daerah dan Umum.














