MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Film inspiratif ini mengisahkan seorang mahasiswi yang menghadapi perlakuan kurang pantas dari dosen pembimbingnya, yang menawarkan “cara cepat” dalam bimbingan skripsi.
Dengan cerita yang menyentuh hati, film ini menyoroti isu penting dalam dunia pendidikan yang perlu mendapatkan perhatian serius.
Festival Inspiring Indonesia, yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation, Djarum Foundation, dan A Better World Foundation, menjadi platform yang ideal untuk menampilkan karya-karya luar biasa seperti ini.
Candy Goh, Director at Li Foundation, mengungkapkan kebanggaannya atas kualitas film yang ditayangkan dan kreativitas tim dalam menghadirkan elemen unik dalam festival ini.
“Yang Diam yang Bersuara” bukan hanya sebuah karya film, tetapi juga sebuah gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan positif dalam dunia pendidikan. Semoga film ini dapat menginspirasi banyak orang dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” Ujarnya.
Founder Hello Sister, Nindy Voristya Wanda, telah bekerja keras bersama tim untuk menciptakan project film yang edukatif dan inspiratif, terutama untuk perempuan.
Sebagai lulusan hukum, Nindy juga aktif memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat mengenai fenomena berbasis gender, menunjukkan komitmennya terhadap isu kesetaraan gender dan pendidikan.
Nindy berharap dengan adanya Film ini, semoga dapat mengedukasi semua pihak, menyampaikan informasi mengenai bentuk pelecehan dan dampaknya.
Mendorong perubahan sikap, mengajak Masyarakat untuk sadar atas pelecehan, lebih peka dan peduli atas perilaku pelecehan yang bisa terjadi di sekitar.
“Harapannya, film ini bisa membantu mendorong Budaya Kampus yang lebih sehat, menghargai martabat mahasiswa dan menolak segala bentuk pelecehan seksual,” tutupnya.
Tidak hanya itu, Nindy juga mengucapkan terimakasih kepada Kawan-kawan crewlist dan Pemain yang sudah support dan bekerja keras untuk mensukseskan film “Yang Diam Yang Bersuara”.
*Thanks to :
Pemain : Khalisha Putri Larasati sebagai Girl
Ivanka Dwi Gusti dan Nazwa Shazlin Alesha Adinda Sebagai Teman Girl
Adiansyah : Dosen Pembimbing
Eksekutif Produser : Nindy Voristya Wanda
Produser : Mutiara Ramadhon, Bimo Rafandha
Script writer & Ide Cerita : Bimo Rafanda
Script Development : Royan Irsyad, Adinda Rezka Fajriah, Mutiara Ramadhon, M. Taufiqurrahman
Sutradara : Royyan Irsyad
Asisten Sutradara : Adinda Rezka Fajriah
Penata Kamera : M. Taufiqurahman
Editor : M. Taufiqurahman
Penata Cahaya : Rayhan Ahmad Zidane
Penata Artistik : Adiansyah
Konsultan Psikologi Klinis : Diana Putri Arini














