Gondile Kameradz dan Kuasa Hukumnya Jadi “Kamerad” Demi Dapatkan Keadilannya

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Seorang musisi bernama Andi Berlian Mukhtar alias Gondile Kameradz asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat diduga mengalami aksi penganiayaan, Musisi lokal tersebut dibacok saat berada di pusat jajanan di wilayah Kecamatan Leuwimunding, Kejadian tersebut terjadi di salah satu pusat jajanan di desa setempat pada Jumat (06/01/2022) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Adapun info yang dihimpun, korban diketahui merupakan seorang vokalis grup band genre punk rock bernama Kameradz dan juga seorang YouTuber merupakan warga Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka di kepala hingga harus menderita 30 luka jahitan yang berimbas dari kejadian tersebut viral di situs jejaring sosial

Gondile yang bernama asli Andi Berlian memberikan keterangan singkat peristiwa yang dialaminya, Dalam video itu, Gondile menjelaskan, ia menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan dua orang kakak-beradik.

Gondile sendiri mengaku tidak mengetahui motif dari para pelak, kejadian begitu spontan dan cepat, warga sekitar sempat melerai kendati diancam oleh para pelaku dengan mengacungkan senjata.

“Nggak tau masalahnya apa. Tiba-tiba dia bacokin saya. Lumayan beberapa jahitan, tiga kali bacokan,” ujar Gondile saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (09/01/2023).

Dalam video itu, Gondile menegaskan akan membawa kasus tersebut secara hukum. Selain itu, Gondile juga menyebutkan, salah satu pelakupengeroyokan diketahui dari aparat mengunakan seragam TNI.

Bacaan Lainnya

“Kita mau nuntut. Support terus ya kawan-kawan, saya lagi di Polres sedang buat laporan atas kejadian ini.” ucapnya

Selain video berisi keterangan dari Gondile, ia juga memeberikan keterangan terkait peristiwa pengeroyokan itu.

Luka bacok yang dialami Gondile merupakan bekas senjata tajam jenis sangkur yang dibawa pelaku. Ada sekitar 30 jahitan di bagian kepala korban, akibat dari aksi barbar itu.

Ibnu Saechu, SH. selaku tim kuasa hukum dari korban penganiayaan ini mengatakan perkembangan tindakan atas kasus ini.

“Atas kejadian penganiayaan yang menimpa saudara kami, Gondile seorang Vokalis band Punk, Kameradz, kita mendampingi kang Gondile dan sejumlah Saksi datangi Polres Majalengka buat laporan atas pengeroyokan dengan menggunakan senjata sajam dan tumpul juga,” tandasnya.

Demi menuntut keadilan atas pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, kasus ini akan terus diperjuangkan sembari menunggu hasil visum dari rumah sakit.

“Kami berharap, sebagai dari pihak korban penganiayaan terbilang sadis ini oleh oknum anggota TNI, artinya kami meminta aparat Kepolisian untuk bersikap tegas, kami berterimakasih untuk pelaku berstatus sipil itu telah ditangkap, buat oknum TNI kami tetap proses pelaporan ke POM – AD secara resmi dengan harapan bisa ditindak tegas, untuk kondisi korban kurang membaik sebab ada memar juga bagian dada,” tandasnya dalam rilis resminya.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait