BERITA TERKINIPEMPROV SUMSEL

Gubernur Herman Deru Hadiri Pelantikan DPD HAPI Sumsel

×

Gubernur Herman Deru Hadiri Pelantikan DPD HAPI Sumsel

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Advokat Pengacara Indonesia (HAPI) Sumsel, bertempat di Hotel Grand Inna, Palembang, Rabu (28/7/2021).

“Alhamdulillah, kita sudah melangsungkan pelantikan kepengurusan DPD HAPI Provinsi Sumsel. Tentunya, kami kedepan akan mengusung program – program yang sesuai amanah HAPI, yaitu kepedulian masyarakat, untuk membantu yang tersandang hukum,” ujar Ketua DPD Hapi Sumsel, Saharudin SH saat diwawancarai sejumlah awak media.

Dikatakan Saharudin, bahwa HAPI sangat intens untuk menghubungi para pencari keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan. HAPI sendiri didirikan pada tahun 1993, artinya sudah cukup matang tetapi vakum, dengan adanya pelantikan tersebut pihaknya ingin membangkitkan kembali.

Saharudin menyebut, untuk yang dilantik sebanyak 43 orang, semua kepengurusan dari DPD HAPI saja dan pihaknya juga belum melibatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota.

“Kalau untuk bantuan hukum gratis bagi masyarakat kami sudah programkan, tapi masih perlu kematangan lagi, supaya bagaimana teknisnya itu tidak bertabrakan dan ada kekeliruan. Kami juga akan memvalidasi anggota untuk mencapaikan mengedepankan integritas, profesional, tanggungjawab, komitmen serta independen,” tuturnya.

Saharudin menambahkan, pihaknya menekankan kepada seluruh anggota untuk mengedepankan Kode Etik Advokat dan tetap integritas menjalankan kuasa serta hukum dengan profesional. Semoga usai dilantik ini bisa membuming serta mempunyai trobosan – trobosan yang sangat menyentuh masyarakat.

Sementara Itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, organisasi HAPI ini bertujuan mulia sekali karena sudah dapat memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

“Jadi pelayanan hukum itu, tidak identik di ruang penyidikan dan tidak identik di meja hijau saja, tetapi dilapangan. Bagaimana para sarjana hukum yang tergabung dalam HAPI ini, bisa memberikan literasi hukum kepada masyarakat dilapangan,” ungkap Deru.

Menurutnya, pihaknya masih butuh para sarjana hukum yang tergabung dalam organisasi ini, untuk dapat bersosialisasi ke masyarakat dengan tujuan agar semua keluarga di Sumsel ini menjadikan keluarga yang sadar hukum, dimana hak dan kebawajibannya.