Gudang BBM Ilegal Meledak, Kapolsek Gunung Megang Dicopot

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Pasca insiden gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal meledak dan menewaskan tiga orang, Kapolsek Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, AKP Nasarudin dicopot dari jabatannya.

Sesuai janji Irjen Pol A Rachmad Wibowo, selama menjabat Kapolda Sumatera Selatan, dirinya tegas akan menindak secara tegas segala bentuk tindak pidana, walau pun harus mencopot personelnya yang terlibat, kurang profesional dalam menjalankan Amanat Korps Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayanan masyarakat.

Diketahui, Lokasi Gudang BBM ilegal yang meledak tepatnya di Dusun III, Desa Cinta Kasih, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumsel pada senin (19/12/2022) kemarin sekitar pukul 08.00 Wib, menyebabkan 3 orang warga tewas dalam insident tersebut.

Akibat insiden meledaknya gudang BBM ilegal tersebut, menewaskan tiga orang yang saat kejadian tak berhasil melarikan diri.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, secara tegas menindaki Kapolsek Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, AKP Nasharudin hingga dicopot pasca insiden gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal meledak dan menewaskan tiga orang warga.

Tiga warga yang tewas yakni berinisial HA alias Coing (25) dan ARI (50), keduanya warga Desa Cinta Kasih serta sebagai sopir dan kerbek minibus, sedangkan korban RA (21), warga Jambi saudara pemilik gudang, ke tiga tewas terbakar karena tidak dapat menyelamatkan diri.

“Sebagai tindakan tegas memerangi kegiatan ilegal drilling yang menyebabkan tiga orang meninggal, Kapolsek langsung dicopot dari jabatannya,” ujar Kapolda Sumsel, Irjen A Rachmad Wibowo, Kamis (29/12/2022).

Kata Rachmad, dicopotnya Kapolsek Gunung Megang karena tidak mungkin sebagai Kapolsek ia tidak tahu adanya aktifitas BBM ilegal.

Bacaan Lainnya

“Tidak mungkin hal seperti itu dia tidak tahu,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait