BERITA TERKINIHEADLINEPEMKOT PALEMBANGPEMPROV SUMSEL

H-10 Lebaran Tol Palembang–Betung Difungsikan, Akses Gandus Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

×

H-10 Lebaran Tol Palembang–Betung Difungsikan, Akses Gandus Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Menjelang arus mudik Idul Fitri 2026, pemerintah memastikan ruas Tol Palembang–Betung akan difungsikan secara terbatas pada H-10 Lebaran. Langkah ini dinilai bukan hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga membuka simpul pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di kawasan Gandus.

Peninjauan progres proyek strategis nasional tersebut dilakukan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (11/2/2026). Turut mendampingi Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang dan Wali Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi, dengan fokus pada pembangunan Jembatan Musi V yang menjadi struktur kunci penghubung Gandus–Bengkinang.

“Ruas tol ini sangat vital sebagai bagian dari Tol Trans Sumatera yang nantinya menghubungkan Lampung hingga Aceh. Pengurangan waktu tempuh akan meningkatkan produktivitas dan mengatasi bottleneck, terutama saat mudik,” ujar AHY.

Ia menargetkan seksi yang progresnya telah mencapai 89 persen dapat difungsikan sebelum Lebaran, setelah melalui uji kelaikan, khususnya pada Jembatan Musi V. AHY juga menekankan pentingnya keselamatan kerja di tengah percepatan proyek serta percepatan penyelesaian pembebasan lahan agar berstatus clean and clear.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa melihat kehadiran tol ini sebagai momentum strategis bagi kota tertua di Indonesia tersebut. Ia menegaskan, dampak langsung yang dirasakan masyarakat adalah efisiensi waktu tempuh dari sebelumnya 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam.

“Ini bukan hanya soal memangkas waktu perjalanan, tapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru. Kami berharap exit tol dapat diarahkan ke Kecamatan Gandus agar kawasan itu benar-benar hidup dan berkembang,” kata Ratu Dewa.

Ia mengungkapkan, Pemkot Palembang telah berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel dan menyurati kementerian terkait untuk mendorong realisasi exit tol di Gandus. Menurutnya, akses tersebut akan mempercepat distribusi barang, investasi, serta pengembangan kawasan industri dan permukiman baru.

Kepala BBPJN Sumsel Panji Krisna Wardana menjelaskan, Jembatan Musi V memiliki panjang total 1.684 meter dengan lebar 2 x 12,7 meter. Struktur bentang tengahnya menggunakan metode Post-Tensioned Cast in Situ Concrete Box Girder dengan konfigurasi 100 meter + 180 meter + 100 meter.

“Sisi Bengkinang sepanjang 656 meter dan sisi Gandus 648 meter. Uji beban dijadwalkan Maret 2026 dengan melibatkan 40 unit dump truck untuk memastikan keamanan konstruksi,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan kondisi tanah lunak dan pembebasan lahan, pemerintah optimistis seluruh ruas Tol Kapalbetung sepanjang 106,81 kilometer dapat rampung pada akhir 2026.

Selain mengurai kepadatan lalu lintas dalam kota, Jembatan Musi V juga berperan penting dalam mendukung aktivitas angkutan batubara sehingga dapat mengurangi beban jalan umum dan meminimalisir kerusakan infrastruktur kota.

Dengan tersambungnya Palembang–Betung hingga Jambi pada 2026, konektivitas Sumatera diharapkan semakin terintegrasi, memperkuat arus logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan.