BERITA TERKINIPOLITIK

Hadiri Dialog Ketenagakerjaan, Wamen Tenaga Kerja RI Kukuhkan Paguyuban P3MI Tulungagung

×

Hadiri Dialog Ketenagakerjaan, Wamen Tenaga Kerja RI Kukuhkan Paguyuban P3MI Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Wamen Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor (Batik Biru) usai mengukuhkan Paguyuban P3MI Tulungagung disaksikan Owner PT. Tri Gosiva Sukses LPK-BLK Luar Negeri Susi Lestari, S.H., ( Berompi) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Agus Santoso, S.Sos, Jum'at (30/9) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor menghadiri Dialog Ketenagakerjaan bertempat di Barata Convention Hall Kabupaten Tulungagung, Jum’at (30/9/2022).

Selain melakukan dialog Ketenagakerjaan, kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Bulan Bintang dirinya sekaligus mengukuhkan paguyuban Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).

“Saya hadir dalam dialog Ketenagakerjaan atas undangan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung,” ucap Pria yang akrab disapa Ferry itu dihadapan awak media.

Pria yang juga Wakil Dewan Penasihat Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten menambahkan kunjungan kerja di Kabupaten Tulungagung sekaligus menyambangi P3MI.

Pihaknya menyadari dampak pandemi Covid-19 hampir dua setengah tahun sangat memukul bagi P3MI di Indonesia khususnya di Kabupaten Tulungagung.

“Untuk berkoordinasi dengan P3MI di Tulungagung sekaligus memberikan semangat kepada mereka yang kita tahu selama 2,5 tahun jasa perusahaan itu tutup total,” tambahnya.

Owner PT. TGS LPK-BLK Luar Negeri Susi Lestari, S.H., (Nomor 3 dari kiri), Kadin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Agus Santoso, S.Sos, (Nomor 6 dari kiri) Jum’at (30/9) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

“Selain itu, kita kukuhkan Paguyuban P3MI Tulungagung untuk membantu program sosial kemasyarakatan sekaligus memberikan bantuan secara simbolik subsidi upah dan program dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terhadap pelatihan pelayan kopi barista,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan semua program yang digagas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulungagung ini positif dan pihaknya sangat mendukung sekali.

Disamping itu, pihaknya melihat ada suatu keinginan P3MI bisa memfasilitasi sekaligus melakukan rekruitmen pemberangkatan jasa tenaga kerja.

“Program ini sangat baik, dan kita sangat mendukung sekali,” terangnya.

“Sehingga program kedepan urusan ketenagakerjaan betul-betul bisa terkoordinasi dengan baik, mulai dari Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten dan Kota,” sambungnya.

“Dengan Covid-19 semakin melandai dan terkendali, membawa angin cerah bagi pelaku perusahaan pengerah jasa tenaga kerja,” pungkasnya.

Tempat sama, Wakil Ketua Paguyuban P3MI Kabupaten Tulungagung Susi Lestari, S.H., mengapresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor dalam pengukuhan paguyubannya.

“Terima kasih Pak Wamen Ketenagakerjaan Afriansyah Noor atas hadir dalam Dialog Ketenagakerjaan sekaligus pengukuhan Paguyuban P3MI Tulungagung,” ujar Susi.

Wanita juga sebagai Owner PT. Tri Gosiva Sukses LPK-BLK Luar Negeri menambahkan paguyuban ini menaungi perusahaan khusus pengerah tenaga kerja luar negeri bergerak dalam program sosial kemasyarakatan.

Selain itu, paguyuban ini akan membantu keluarga sekaligus anak-anak dari para tenaga pekerja yang berada di luar negeri.

“Paguyuban ini akan membantu para Tenaga Kerja Indonesia maupun Tenaga Kerja Wanita baik yang sudah purna maupun masih bekerja di luar negeri,” tambahnya.

“Baik keluarga maupun anak-anaknya tetap kita bantu,” imbuhnya.

“Selain itu, paguyuban ini melakukan kegiatan bakti sosial berupa gelar sunatan massal, melalui koperasi, dan juga pengiriman uang dengan bekerja sama dengan salah satu Bank,” kata Susu menambahkan.

Lebih lanjut Susi menjelaskan paguyuban P3MI memiliki lima puluh anggota, selama ini sudah terjalin sinergitas sehingga berjalan seperti yang diharapkan.

“Kita punya paguyuban P3MI legalitas secara notaris sudah ada, dari 50 anggota itu setiap hari saling koordinasi melalui group WhatsApp,” terangnya.

“Paguyuban ini dalam operasional, kita gunakan uang sendiri dari anggota bukan dari pemerintah,” sambungnya.

“Wilayah tujuan Asia dan Pasifik masih mendominasi dalam pengiriman tenaga kerja saat ini,” kata Susi menambahkan.