MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa sekaligus landasan utama dalam memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan tersebut disampaikan Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 886/Panjalu Jayati, Letkol Inf. Mohammad Isa, S.I.P., seusai mengikuti upacara Hari Kesaktian Pancasila di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Kamis (1/10/2026).
Menurut Letkol Isa, Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi kekuatan yang menjaga persatuan Indonesia di tengah dinamika dan tantangan global yang terus berkembang.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sendiri mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
“Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan landasan utama dalam memperkokoh keutuhan NKRI,” ujar Letkol Isa.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah pesan penting yang perlu menjadi perhatian bersama dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Pertama, menjaga persatuan. Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi perekat sekaligus sumber kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai guncangan sejarah maupun potensi perpecahan.
Kedua, penguatan generasi muda. Para pemuda diharapkan terus memiliki jiwa Pancasila sehingga mampu menjadi bagian penting dalam mengawal arah pembangunan bangsa menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Ketiga, memperkuat sinergi antarkomponen bangsa. Pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh lapisan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam merawat kebersamaan, toleransi, dan situasi yang kondusif di wilayah masing-masing.
“Generasi muda harus terus diperkuat dengan nilai-nilai Pancasila. Mereka adalah bagian penting dalam menentukan arah bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ajak Masyarakat Jaga Tulungagung Tetap Kondusif
Lebih lanjut, Letkol Isa secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai pengingat pentingnya menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Tulungagung.
Menurutnya, keamanan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Mari kita jaga Tulungagung yang kita cintai ini agar tetap aman dan kondusif. Kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan harmonis,” ajaknya.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus dirawat agar berbagai potensi persoalan di tengah masyarakat dapat dikelola dengan baik.
Dalam konteks tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh warga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
Letkol Isa juga menyebut ajakan tersebut sejalan dengan pesan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah.
“Keamanan dan ketertiban akan terwujud apabila seluruh komponen masyarakat memiliki kepedulian dan mau menjaga kebersamaan,” tegasnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Nilai persatuan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat tersebut, Tulungagung diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, dan kondusif, sekaligus mampu menjaga persatuan sebagai bagian dari kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.














