MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bertepatan Hari lahir Pancasila pada 1 Juni, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung mendeklarasikan anti narkoba.
Deklarasi anti narkoba tersebut dilaksanakan seusai menggelar upacara peringatan Hari lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Kamis (1/6/2023).
“Deklarasi anti narkoba ini kita laksanakan bertepatan dengan hari lahir Pancasila. Hal ini menunjukkan bahwa dengan semangat Pancasila, mari kita berantas narkoba,” ucap Kepala BNNK Tulungagung Rose Iptriwulandhani, S.Psi., M.M., di hadapan awak media.
Dia menambahkan dengan tema peringatan hari lahir Pancasila Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global pihaknya mengajak kepada semua elemen masyarakat guna memberantas peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Tulungagung.
“Mari kita bergotong-royong untuk memberantas yang namanya narkoba,” tambahnya.
“Kita bangkit menuju peradaban dunia yang lebih baik,” imbuhnya.
Lebih lanjut Rose menjelaskan deklarasi anti narkoba tadi ditandai dengan penyematan rompi secara simbolis yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., kepada elemen masyarakat.
Hal itu dilakukan, sambung Rose, bahwasanya tugas dalam memberantas narkoba bukan hanya pihak BNN saja, melainkan melibatkan semua stakeholder.
“Tugas itu bukan hanya dari BNN saja atau Polri, tapi juga semua elemen masyarakat pemerintahan baik itu dari pemerintah daerah, TNI-Polri, dan semua aspek guna melaksanakan atau melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” terangnya.
Menurut Rose, deklarasi anti narkoba ini bertujuan menciptakan Kabupaten Tulungagung bebas dari narkoba.
“Mari kita ciptakan Tulungagung bebas dari narkoba dengan P4GN yakni Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika,” ujarnya.
“Selain di lingkungan pemerintahan, juga pada dunia pendidikan, kita lakukan pengecekan kepada siswa-siswi guna mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Hal ini kita lakukan sebagai deteksi dini,” tandasnya.














