Reporter : Ricky
MALUKU, Mattanews.co – Ketua DPRD SBB Abdul Rasid Lisaholith menyampaikan bahwa hasil rapid test yang dijalani komisi II DPRD SBB untuk pastikan aman dari Covid-19 Non Reaktif.
“Rapid test dilakukan dengan dinyatakan salah satu pegawai dinas kesehatan kabupaten SBB inisial LL positif terpapar, awalnya LL hadir bersama Komisi II untuk lakukan rapat dengar pendapat pada tanggal 17/6/2020 belum positif Covid-19.” ungkap Lisaholith kepada Mattanews.co. Selasa (30/06/2020).
Dikatakan Lisaholith, hadirnya LL untuk ikut RDP belum positif terpapar Covid-19, beberapa hari kemudian LL dinyatakan positif Covid-19 sesuai dengan hasil pengambilan Swab/PCR yang dinyatakan positif Covid-19.
“Dengan LL berstatus Covid-19, maka hari ini ketua dan anggota komisi II DPRD jalani rapid test,” jelas Lisaholith.
Ia menjelaskan, sebelumnya dinas kesehatan SBB sudah lakukan tracking terhadap ketua dan anggota komisi II DPRD SBB yang diduga kontak dengan LL yang terpapar Covid-19
“Tracking sudah dilakukan, dan hari ini rapid test dijalani untuk komisi II dan hasilnya Non Reaktif, dan tidak ada tanda – tanda gejala Covid-19” ujar Lisaholith.
Disampaikannya, yang dilakukan komisi II DPRD SBB untuk mendukung pemerintah daerah putuskan mata rantai Covid-19 di Bumi Saka Mese Nusa
“Saya berharap pula bagi anggota DPRD SBB lain, untuk jalankan rapid test untuk memastikan kita semua sehat dan aman dari Covid-19,” harap Lisaholith.
Editor : Fly














