Reporter : Reza Fajri
PALEMBANG, Mattanews.co – Naas yang di alami Gunawan Heriyanto (26) warga Jalan Pangkalan Benteng Perumahan Andayani Keluruhan, Sukajadi Kecamatan, Talang Kelapa. seorang pegawai Indogrosir setelah mengalami kecelakan maut di Jalan Betutu Lama KM14 Keluruhan, Sukajadi Kecamatan, Talang Kelapa, Selasa (20/08/2019).
Berdasarkan informasi yang didapat, insiden kecelakaan yang menimpa Gunawan Irianto berawal dari sepeda motor Yamaha Vixion dengan Nopol BG 5702 ZU yang ia dikendarai melaju dari arah Jalan Talang Betutu Lama dengan tujuan simpang Y Sukajadi.
Kemudian, disaat tiba di TKP motornya menabrak sepeda motor Yamaha Mio soul BG 2856 ZN dikendarai Andi yang berboncengan dengan istri dan 2 anaknya dari arah dan tujuan yang sama. Lalu, sepeda motor Gunawan terjatuh di kanan jalan diwaktu bersamaan dari arah yang berlawanan.
Namun, tiba-tiba melaju mobil tangki air dengan no Pol BG 8118 UM yang dikendarai Mulyadi lalu menabrak korban hingga mengalami luka berat di bagian kepala dan luka di kemaluan dan akhirnya meninggal dunia di tempat.
Atas kejadian tersebut kakak korban menangis histeris melihat sang adik terbujur kaku di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang.
Febrianto (28) kakak korban mengatakan, bahwa ia mendapat kabar kalau adiknya mengalami kecelakaan dari ibunya. Adiknya kecelakaan di Jalan Talang Betutu Lama, Kecamatan Talang Kelapa saat hendak pulang ke rumah dari tempatnya bekerja di Indo Grosir Jalan Pangeran Ayin, Kecamatan Sako.
“Kebenaran adik saya sip malam, jadi pulang nya pagi. Ia pulang dengan motor Yamaha Vixion nya mau ke rumahnya di Jalan Jalan Pangkalan Benteng, Perumahan Handayani Indah, Blok E 3, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa,” ujarnya saat di temui di Rs. Bhayangkara Palembang Selasa (20/08/2019) Siang.
Dikatakan Febrianto, sebelumnya ia sudah mendapatkan firasat tidak enak. Karena sebelum meninggal dunia Gunawan tidak tidur dirumahnya, melainkan tidur dirumah kakak nya di Jalan Sukabangun II, Soak Simpur. “Dia mau tidur dirumah kakak kami alasan agar lebih dekat ketempat nya bekerja dan supaya tidak terlambat,” ungkapnya.
Almarhum Gunawan Irianto meninggalkan satu orang istri dan satu orang anak yang masih berusia sepuluh bulan. Rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakaman umum tak jauh dari tempat tinggalnya,”Istrinya dalam perjalanan ke Palembang, karena ia sengaja ke rumah orang tuanya di Muara Enim untuk berlebaran dan agustusan disana,” jelasnya.
Saat ini barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan satu unit kendaraan tangki air dan supirnya sudah diamankan di POS 904.
Editor : Selfy














