MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumsel terus memperkuat langkah mencetak wirausaha muda melalui Program Strategis 100.000 Sultan Muda. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Outlet UMKM Sultan Muda “Awan Kerupuk 988” yang diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus perluasan pasar bagi pelaku UMKM binaan.
Peresmian yang berlangsung pada Jumat (24/7/2026) itu dirangkaikan dengan Bincang Santai Dukungan Industri Jasa Keuangan dan dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, Kepala OJK Provinsi Sumsel Arifin Susanto, Anggota DPD/MPR RI Dapil Sumsel, Bank Indonesia, Kanwil Ditjen Perbendaharaan, industri jasa keuangan, HIPMI, hingga pelaku usaha muda peserta Program Sultan Muda.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan, Program Strategis 100.000 Sultan Muda bukan sekadar program mencetak pengusaha baru, melainkan membangun fondasi ekonomi daerah melalui generasi muda yang mandiri dan inovatif.
“Program 100.000 Sultan Muda merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam membangun generasi muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Herman Deru.
Menurutnya, keberhasilan mencetak wirausaha muda tidak cukup hanya dengan memberikan motivasi, tetapi harus dibangun melalui ekosistem yang saling mendukung.
“Pengembangan wirausaha muda membutuhkan dukungan yang komprehensif. Tidak hanya motivasi, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha, kemudahan akses pembiayaan, hingga perluasan akses pasar sehingga usaha mereka mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Herman Deru menilai kehadiran Outlet UMKM Sultan Muda menjadi salah satu bukti nyata komitmen pemerintah dalam membuka peluang pasar bagi produk-produk lokal.
“Outlet ini bukan hanya tempat menjual produk, tetapi menjadi etalase yang memperkenalkan kualitas UMKM Sumatera Selatan kepada masyarakat yang lebih luas. Ini menjadi ruang promosi sekaligus kesempatan mempertemukan pelaku usaha dengan investor maupun mitra bisnis,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto mengatakan keberhasilan Program 100.000 Sultan Muda sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi utama dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di Sumatera Selatan. Pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, dunia usaha hingga komunitas harus bergerak bersama,” kata Arifin.
Ia menjelaskan OJK terus mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan agar pelaku usaha muda memiliki kemampuan mengelola usaha secara sehat sekaligus mudah mengakses layanan keuangan formal.
“Kami ingin para pelaku usaha muda tidak hanya mampu memulai bisnis, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang baik, mampu memanfaatkan akses pembiayaan, melakukan digitalisasi usaha, dan memperluas jaringan pemasaran,” ujarnya.
Arifin menambahkan, Program Strategis 100.000 Sultan Muda merupakan salah satu program unggulan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang didukung Sultan Muda Sumsel Center (SMSC).
“Program ini dirancang membangun ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, penguatan literasi dan inklusi keuangan, akses pembiayaan, digitalisasi usaha, hingga pembukaan akses pasar,” jelasnya.
Menurutnya, peresmian Outlet UMKM Sultan Muda menjadi implementasi nyata dari sinergi tersebut.
“Kami berharap outlet ini mampu menjadi ruang promosi yang efektif bagi produk-produk UMKM binaan Sultan Muda sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas jaringan pemasaran,” katanya.
Melalui penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, OJK, industri jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Program Strategis 100.000 Sultan Muda diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha muda yang tangguh, adaptif, dan kompetitif.
Program ini juga diharapkan memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mewujudkan visi Sumatera Selatan Maju Terus untuk Semua.














