BERITA TERKINI

Hoax !! Covid-19 Muncul karena Adanya Tes Rapid dan PCR

×

Hoax !! Covid-19 Muncul karena Adanya Tes Rapid dan PCR

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar sebuah unggahan dan narasi di media sosial Facebook yang mengklaim Virus Corona Covid-19 muncul karena adanya rapid test dan tes PCR (polymerase chain reaction). Klaim tersebut muncul setelah Akun Facebook bernama Lois Lois pada 28 Januari 2021 memuat sebuah unggahan dengan Narasi.

Berikut isi Narasi yang mengklaim bahwa virus Corona penyebab Covid-19, SARS-CoV-2, muncul karena adanya tes cepat (rapid test) dan tes PCR (polymerase chain reaction), dan bahwa pasien Covid-19 yang menderita gejala berat diakibatkan oleh obat antivirus.
Gara2 ada alat setan Rapid dan PCR yg di sumbang Bill gate..Dunia kacau balau meyakini ada virus hanya karena adanya alat setan ini!!!!!

“Masih Main2 alat setan Maka harus siap di racuni obat yg di beri label ‘Antivirus’!! Agar bergejala berat sesak nafas,mual,nyeri dada,jantung berdebar pakai Ventilator!!”

Dalam penelusuran Mattanews.co,kamis (4/2/2021) yang dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo.go.id) klaim bahwa virus Corona Covid-19 muncul karena adanya tes rapid dan tes PCR adalah keliru. Tes PCR dan rapid test adalah dua jenis tes yang bisa digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi Covid-19.

Pakar kesehatan Akmal Taher mengatakan testing bersama tracing dan treatment (3T) merupakan strategi yang perlu diambil untuk menghentikan laju kasus Covid-19. Dengan tes, mereka yang positif Covid-19 bisa segera ditemukan lalu diisolasi agar tidak menularkannya pada orang lain. Teknologi tes PCR pun sudah ditemukan sejak 1983, jauh sebelum munculnya Covid-19.

Dilansir dari tempo.co Seseorang yang terinfeksi Covid-19 bisa saja tidak menunjukkan gejala ataupun mengalami gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat. Para ahli menyebut memiliki komorbid atau penyakit penyerta menjadi faktor penentu kondisi pasien Covid-19 bisa menjadi berat atau tidak. Hal ini dikarenakan individu dengan penyakit penyerta memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah sehingga tidak mampu melawan Covid-19.

Informasi ini jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan). Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.