[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter : Poppy Setiawan
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar unggahan di media sosial Facebook Uni Ndun pada 20 Januari 2020, yang menyebutkan bahwa data kematian akibat Vaksin Sinovac disembunyikan. Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam komentar oleh warganet.
Akun Facebook Uni Ndun telah 37 kali dibagikan dan mendapatkan 21 komentar warganet, berikut isi narasinya:
“Hoax atw valid ga ni berita’y,…..????
“Mohon bagi yg punya link brta’y ini mohon dilampirkn dikolom komentar agar tdk timbul fitnah , trimakasih????,” tulis akun Facebook Uni Ndun.
Faktanya, Dalam penelusuran Mattanews.co, Senin (25/1/2021), yang dikutip dari Liputan6.com (Media online yang terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network/IFCN), kabar mengenai data kematian akibat Vaksin Sinovac disembunyikan ternyata tidak benar. Hingga kini tidak ada laporan mengenai efek samping serius dan korban meninggal dunia dari suntikan Vaksin Sinovac.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Editor : Poppy Setiawan














