NUSANTARA

Hunian Reot Warga Aceh Tamiang Tidak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

×

Hunian Reot Warga Aceh Tamiang Tidak Pernah Tersentuh Bantuan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Rumah reot Sardinem (50) di Kabupaten Aceh Tamiang yang belum tersentuh bantuan pemerintah (Zulfi / Mattanews.co)

Reporter : Zulfi

ACEH TAMIANG, Mattanews.co – Menjadi ibu sekaligus tulang punggung keluarga bagi keempat anaknya, dialami oleh Sardinem (50) selama belasan tahun ini.

Sejak ditinggalkan sang suami 14 tahun lalu, Sardinem berjuang sendiri menjadi orang tua tunggal mencari nafkah untuk menghidupi ke empat anaknya.

Sardinem terbilang wanita tangguh. Warga Desa Tupah Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang ini hidup tanpa pernah berharap belas kasih orang lain.

Saat ini, dia tinggal bersama dua anaknya yang masih sekolah, sedangkan dua anaknya yang lain sudah berumah tangga.

Namun hingga saat ini, dia tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah kampung maupun Kabupaten Aceh Tamiang.

Sedangkan rumah yang ditempatinya saat ini, sudah tidak layak lagi. Dinding rumah berbahan kayu yang sudah lapuk, atap rumah yang sudah bocor bahkan, MCK pun tidak ada.

“Siapa yang tidak ingin punya rumah yang layak. Namun apa daya, rezeki yang saya dapat hanya cukup untuk makan. Dan itupun saya sudah bersyukur,” ungkap Sardinem, Senin (13/4/2020)

Sardinem mengaku, beberapa kali gubuk reotnya didatangi dan diambil foto oleh pemerintah kampung dan kabupaten, dengan dalih akan memberikan bantuan perehaban rumah.

Rumah reot Sardinem (50) di Kabupaten Aceh Tamiang yang belum tersentuh bantuan pemerintah (Zulfi / Mattanews.co)

“Bahkan berkasnya juga sudah saya serahkan ketika diminta oleh mereka. Tapi hingga kini tak juga ada buktinya,” ujarnya.

Saat ini, Sardinem hanya berharap pemerintah mau terbuka pintu hatinya, untuk membantu dia dan keluarganya.

Kepala Dusun Suparno mengatakan, pihak desa telah berupaya mengusulkan bantuan perehapan rumah untuk Sardinem.

“Kita sudah usulkan ke pihak Kabupaten Aceh Tamiang melalui instansi terkait. Bahkan pihak dinas sendiri sudah meninjau langsung kerumahnya,” katanya.

“Yang pastinya kami sudah mengusulkan. Namun jika usulan itu tidak juga terealisi hingga tahun ini, saya akan mencoba mengusulkan bantuan perehapan rumah itu menggunakan Dana Desa kepihak pemerintahan Kampung,” ujarnya.

Editor : Nefri