MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau memperingati Hari Ulang Tahun Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI ke-16 dengan cara berbeda. Di tengah situasi darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perayaan digelar tanpa seremoni dan dialihkan untuk aksi sosial dan pelayanan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, selama dua hari, 14-15 September 2026.
Kepala PLBN Badau, Wendelinus Fanu, mengatakan kesederhanaan peringatan menjadi bentuk empati terhadap kondisi masyarakat perbatasan yang terdampak karhutla.
“Dalam situasi darurat karhutla, kita tidak melakukan seremoni. Kita fokus pada kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Wendelinus di Badau, Selasa (15/9/2026).
Ia jelaskan, aksi dimulai Senin (14/9) dengan penyaluran bantuan air bersih. Bantuan disalurkan ke permukiman warga dan fasilitas umum, termasuk tempat ibadah yang kesulitan air bersih akibat kabut asap dan kekeringan.
Memasuki hari kedua, Selasa (15/9), PLBN Badau menggelar senam bersama di kawasan Tugu Pancasila PLBN Badau.
“Kegiatan diikuti personel Polsek Badau, Koramil Badau, Satgas Pamtas, unsur Kecamatan Badau, petugas CIQ (Customs, Immigration, and Quarantine) dan masyarakat, “tuturnya.
Selain menjaga kebugaran, senam bersama menjadi ajang mempererat sinergi lintas instansi di perbatasan RI-Malaysia.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan dua agenda kemanusiaan. Pertama, pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Badau.
“Disini warga mendapatkan layanan cek tekanan darah, gula darah, konsultasi kesehatan, serta edukasi deteksi dini penyakit, “kata Wendelinus
Kedua, aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kapuas Hulu.
“Dari kegiatan ini terkumpul 32 kantong darah yang akan disalurkan untuk membantu kebutuhan pasien di Kapuas Hulu, “tuturnya.
Menurut Wendelinus, seluruh rangkaian HUT BNPP tahun ini merupakan wujud kehadiran negara di perbatasan.
“Ini bukan hanya perayaan, tapi momentum menunjukkan kepedulian negara. Semoga bantuan kecil ini bisa membantu warga dan memperkuat semangat gotong royong di perbatasan,” ujarnya.
Dirinya mengapresiasi sinergi semua pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Satgas, CIQ, tenaga kesehatan, PMI, hingga masyarakat Badau.
“Peringatan HUT BNPP ke-16 di PLBN Badau tahun ini menegaskan komitmen pengelola perbatasan untuk tetap memberikan pelayanan, meski di tengah keterbatasan akibat bencana karhutla, “pungkasnya mengakhiri. (*)














