BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

HUT ke-80 TNI, Ini Sederet Kegiatan yang Digelar Kodim 1206/Putussibau

×

HUT ke-80 TNI, Ini Sederet Kegiatan yang Digelar Kodim 1206/Putussibau

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tidak hanya ditandai dengan seremoni formal. Kodim 1206/Putussibau menjadikannya momentum untuk turun ke jalan bersama masyarakat.

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Ketua DPRD, Waka Polres, Kajari, hingga Ketua Pengadilan, turut menyaksikan bagaimana TNI menghadirkan makna ulang tahun dengan cara berbeda, Kamis 2 September 2025.

Dandim 1206/Putussibau, Letnan Kolonel Armed Andreas Prabowo Putro, memimpin langsung aksi bersih-bersih fasilitas umum. Taman Alun Kota Putussibau, Pasar Pagi, hingga Terminal Lama jadi sasaran kegiatan.

“Kami harapkan masyarakat Kapuas Hulu dapat menjaga kebersihan dan kesehatan, sehingga kita dapat hidup dengan lebih baik,” ujar Andreas kepada wartawan.

Pesan ini terdengar sederhana, tetapi penuh makna. Kebersihan bukan sekadar estetika kota, melainkan pondasi kesehatan publik. Dengan lingkungan bersih, risiko penyakit berkurang, dan warga bisa menikmati ruang hidup yang lebih sehat.

Selain membersihkan kota, TNI juga menghadirkan layanan kesehatan. Klinik pengobatan gratis dibuka, menyasar warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas medis.

“Kami ingin membantu masyarakat Kapuas Hulu dengan menyediakan pengobatan gratis dan pasar murah, sehingga mereka dapat hidup dengan lebih baik,” kata Andreas.

Banyak warga yang biasanya harus menempuh jarak jauh ke puskesmas atau rumah sakit kini bisa mendapatkan layanan langsung. Kehadiran tenaga medis TNI memberi jawaban bahwa kesehatan seharusnya bukan barang mewah.

Di sisi lain, TNI juga membuka pasar murah. Program ini mendukung gerakan pangan murah pemerintah. Harapannya jelas: harga bahan pokok terjangkau, daya beli masyarakat meningkat, dan keresahan sosial bisa ditekan.

Langkah ini seolah menegaskan bahwa menjaga negara tidak hanya di medan perang. TNI juga hadir di dapur-dapur rumah tangga, memastikan perut rakyat tetap kenyang dengan harga yang manusiawi.

HUT ke-80 TNI di Kapuas Hulu juga menjadi momentum untuk sosialisasi rekrutmen prajurit. Letkol Andreas menekankan bahwa seleksi masuk TNI sepenuhnya gratis.

“Pendaftaran prajurit TNI adalah gratis, dan kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat Kapuas Hulu untuk bergabung dengan kami,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi angin segar. Selama ini masih ada persepsi miring di masyarakat bahwa menjadi tentara membutuhkan biaya besar. TNI berupaya menghapus stigma tersebut.

Kesempatan ini terbuka lebar, terutama bagi generasi muda Kapuas Hulu yang ingin berbakti pada bangsa. Dengan tekad, disiplin, dan kemampuan fisik yang mumpuni, jalur menuju karier militer bisa ditempuh tanpa harus menguras kantong.

Selain aksi nyata, pesan moral juga disampaikan. Dandim Andreas mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah.

“Mari kita bersinergi dan berkolaborasi untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Kapuas Hulu, sehingga kita dapat hidup dengan aman dan tenteram,” ucapnya.

Pesan ini relevan. Kapuas Hulu, yang berbatasan langsung dengan Malaysia, merupakan daerah strategis. Keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga warga. Sinergi warga dengan aparat akan membuat wilayah perbatasan lebih tangguh.

Ia juga menekankan agar masyarakat menjauhi tindakan anarkisme dan kekerasan. Harmoni sosial adalah modal utama dalam menjaga Kapuas Hulu tetap damai.

Dari sisi jurnalisme, peringatan HUT ke-80 TNI di Kapuas Hulu menunjukkan wajah tentara yang lebih dekat dengan rakyat.

Dengan serangkaian kegiatan itu, HUT ke-80 TNI di Kapuas Hulu menjadi perayaan yang meninggalkan jejak nyata.

Tentara hadir bukan sekadar simbol kekuatan, melainkan juga bagian dari denyut nadi masyarakat.