[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
Reporter : Burhanuddin
ACEHTAMIANG,Mattanews.co-Pesantren terpadu Ibdaul Islam, Kampung Paya Ketenggar, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang dalam proses belajar mengajar terus mengikuti protokol kesehatan (Prokes).
Hal itu terlihat mereka selalu patuh menggunakan masker dan menjaga jarak ketika berlangsungnya pembelajaran ilmu agama Islam.
Sedangkan pendidikan formal sekolah tingkat Madrasah Tsanwaiyah (Mts) dan SMA pada Pesantren tersebut tidak dilaksanakan secara tatap muka, tetapi proses belajar melalui luring (luar jaringan) selama pandemi Covid-19.
Belajar luring dimana para guru pengajar hadir bertemu dengan siswa untuk memberikan materi belajar dengan keesokan harinya kembali hadir mengambil tugas yang diberikan sebelumnya serta memberikan tugas baru lagi.
Pimpinan Pesantren Terpadu Ibdaul Islam, Tgk Saiful Mahdi, S.Pd.I kepada wartawan, Senin (26/10/2020) di pondok pesantren tersebut mengatakan, saat ini santrinya sudah mencapai 383 orang dan selama pandemi Covid-19 para santri di lockdown tidak dibolehkan keluar dari lokasi pesantren, kecuali ada hal-hal mendesak serta diketahui oleh pihak pesantren.
“Penerapan belajar agama Islam secara tatap muka ini tetap dilaksanakan dengan memathui protokol kesehatan seperti yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak (3M),”ungkapnya.
Tak hanya itu, untuk wali santri belum dibolehkan berkunjung karena pesantren menerapkan lockdown, jika ada keperluan bisa disampaikan melalui guru atau petugas lainnya yang berada di pesantren ini.
“Kondisi sekarang ini dari satu sisi pihaknya berusaha menjauhkan para santri dari virus corona yang beerbahaya, tetapi sisi lainnya juga bagaimana berusaha untuk menyelamatkan para santri agar tidak ketertinggalan dan bisa terus belajar ilmu agama Islam di dayah, karena itu pihaknya tetap terus mengedepan protokol kesehatan,”paparnya.
Menurutnya ia mewajibkan para santri memakai masker saat berlangsungnya belajar ilmu agama Islam. Pihaknya mendukung sepenuhnya program pemerintah terhadap pencegahan Covid-19.
“Mari sama-sama kita berdoa agar virus corona ini cepat berakhir di Aceh khusunya dan Indonesia umumnya,”pungkasnya.
Editor : Lintang














