MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Palembang berkomitmen tetap mengindahkan kebijakan pemerintah, khususnya dalam ketahanan pangan. Alhasil, dari kerjakeras warga binaan yang ikut andil, akhirnya dapat menghasilkan cuan (rupiah_red) saat panen, Sabtu (3/10/2026).
“Alhamdullilah, sudah beberapa kali panen, khususnya sayur mayur, seperti kangkung, terong, cabe, buah melon juga dan baru-baru ini ayam ternakan kita, juga bertelur. Artinya sukses, itu berkat kerja tekun warga binaan yang berkerja merawat kebun dan tambak, hingga menghasilkan cuan atau pundi-pundi rupian,” ungkap Kepala Rutan Kelas I Palembang, Aris Supriyadi ramah, ketika dibincangi wartawan saat coffe morning dengan insan pers.
Karutan menjelaskan, kolaborasi kinerja anggotanya bersama warga binaan tidak terlepas dari 15 akselerasi Menteri Kemenimipas.
“Tentunya dalam program pembinaan ini, kita mengacu pada 15 akselerasi menteri dan juga program ketahanan pangan Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto, yang tetap kita indahkan dan tindaklanjuti. Untuk dirutan ini semua sudah ada, hanya perlu perlu pengembangan dan peningkatan, sehingga hasilnya nanti lebih banyak,” ungkap pria yang baru satu bulan bertugas di Rutan Kelas I Palembang itu.
Orang nomor satu di Rutan Pakjo Palembang itu menambahkan, dari hasil ketahanan pangan cukup membuat bahagia warga binaan dan keluarganya.
“Karena dari hasil-hasil ketahanan pangan itu, kita berdayakan warga binaan yang berkerja, nantinya kita akan beri premi dari hasil penjualan dan kuntungan. Selain itu, uang itu juga akan kita pergunakan untuk bakti sosial, membagikan kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar yang kurang mampu, sesuai arahan bapak Menteri Kemenimipas,” tandasnya.














