BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Indonesia Dianggap Gawat Darurat Narkoba, Presiden GANN Minta Jokowi Bertindak Tegas

×

Indonesia Dianggap Gawat Darurat Narkoba, Presiden GANN Minta Jokowi Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, JAKARTA – Preaiden GANN (Gerakan Anti Narkoba Nusantara) Raden Ajeng Dewi Gumay mengatakan Indonesia kini sudah darurat Narkoba. Maka dari itu dirinya meminta kepada Presiden RI Joko Widodo untuk segera mengintruksikan Kapolri agar mengecek urine semua jajaran.

“Pejabat tinggi Polri harus di cek urine, mulai dari Kapolsek, Kapolres, Kapolda, Direktur, Kasat, Kanit, semua yang terkait agar benar-benar bersih dan usut tuntas sampai ke akar akarnya,” ucap Raden Ajeng Dewi Gumay yang akrab di sapa Degum ini.

Hal tersebut menurutnya, dikarenakan akhir akhir ini banyak sekali hal negatif yang terjadi pada anggota Polri. Mulai dari pangkat Perwira tinggi hingga kasus Jendral bintang dua Fredy Sambo Exs Kadiv Propam serta sederet kasus Judi online dan lainnya.

“Saya mewakili masyarakat Indonesia sangat teriris hati mendengar dan melihat yang terjadi saat ini. Sebagai Presiden pengiat anti Narkoba saya pribadi sangat kecewa atas kejadian yang menimpa tubuh Polri sekarang. Terlebih terbaru yakni Kapolda Jatim Irjen pol Teddy Minahasa yang terciduk masalah Narkoba,” ungkap dia.

Sambung Degum, sudah selayaknya seorang Perwira dan Petinggi Polri dengan jabatan yang sangat strategis sebagai Kapolda memberi contoh dan teladan pada masyarakat seluruh Rakyat Indonesia. “Bukan justru mengotori, jadi ini sangat memalukan,” ujarnya.

Padahal menurut Degum, di jajaran Polri sendiri berdasarkan UU pasal 39 Tahun 2008 P4GN mesti melaksanakan yang namanya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “Seluruh steakholder dan masyarakat Indonesia berhak untuk mensosialisasikan tentang P4GN, tapi Polisi pejabat tinggi Polri malah melanggarnya. Sikat tegas tuntas siapapun orang yang menyalahgunakan Narkoba, baik itu kurir, pengedar, bandar. Hukum Mati tanpa teloransi,” bebernya.

“Kami segera mau menghadap pak Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri, bersama DPR RI, agar masalah ini di khususkan dengan serius, agar Indonesia benar-benar Merdeka. Kita belum merdeka kalau bandar Narkoba maseh banyak berkeliaran apalagi jika didukung oleh aparat,” pungkasnya.