MATTANEWS.CO, SULBAR -Tim Sentra Nipotowe di Palu UPT Kementerian Sosial Republik Indonesia mengunjungi Kurniawan (27) korban gempa yang lumpuh yang tinggal di Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (15/2/2023).
Tim Sentra Nipotowe di Palu UPT Kementerian Sosial Republik Indonesia dipimpin langsung Fikri Naufal staf Peksos, Wiwik Windiarsih perawat, Moh.Rizal Pengadministrasi Pelayanan dan didampingi oleh Bidang Rehabilitasi Sosial dan Kelembagaan (Resos) Dinsos Mamuju. Turut pula hadir Kepala Puskesmas Bambu, Jumriati.
Fikri Naufal mengatakan dengan adanya informasi dari Dinas Sosial Mamuju mereka langsung menindak lanjuti adanya warga Mamuju korban bencana gempa 6,2 magnitudo yang melanda Mamuju-Majene tahun 2021 lalu, terbaring lumpuh ditempat tidur tak berdaya akibat tertimpa bangunan.
“Saat ini kami melakukan asesmen mengidentifikasi permasalahan apa saja, terus kebutuhannya apa saja yang dibutuhkan termaksud potensi dan sumber daya apa saja yang ada di lingkungannya. Kita identifikasi sementara, saya akan menyusun informasi yang sudah didapatkan untuk kita berikan kepada saudara Kurniawan,” ujarnya.
Sentra Nipotowe di Palu UPT Kementerian Sosial Republik Indonesia wilayah kerja meliputi Palu, Sulbar dan Maluku Utara, dalam kunjungan tersebut pihaknya langsung memberikan satu unit kursi roda untuk Kurniawan.
“Bantuan awal yang bisa kami berikan dari Kementerian Sosial itu berupa kursi roda,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya bantuan kursi roda diharapkan bisa membantu Kurniawan untuk mobilitasnya.
“Karena selama ini kalau mau ke kamar mandi atau mau berjemur badannya diluar dia masih di bopong oleh keluarganya. Maka dari itu hasil asesmen kita berikan kursi roda,” katanya.
Selain itu, pihak Sentra Nipotowe juga akan mengusahakan pengobatan dengan cara membawa ke rumah sakit.
“Kita upayakan pemeriksaan kesehatannya menunggu rujukan dari Puskesmas, nanti kita upayakan pemeriksaan di rumah sakit di poli. Setelah itu kita tahu apa rekomendasi dari pihak medis yang harus kami upayakan. Misalkan nanti membutuhkan terapi dari visio nanti dari Kementerian Sosial upayakan bagaimana visio terapi bisa datang kesini melakukan pemeriksaan dan melakukan terapi. Nanti dari kami yang upayakan,” imbuhnya.
“Sepertinya juga membutuhkan kebutuhan-kebutuhan dasar. Nah, itu nanti kita akan upayakan bantuan asistensi rehabilitasi dari Kementerian Sosial,” sambungnya.
Ibunda Kurniawan, Mariaty mengaku bersyukur adanya bantuan dari pemerintah dalam hal ini Sentra Nipotowe di Palu UPT Kementerian Sosial Republik Indonesia yang dipasilitasi Dinas Sosial Mamuju.
“Saya berharap semoga anak saya bisa sembuh kembali,” ujarnya.
Kurniawan sendiri langsung mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan kepadanya.
“Alhamdulillah semoga dengan bantuan pengobatan nantinya saya bisa sehat kembali,” ujarnya.














