MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan bakti sosial berupa vaksinasi secara massal bagi masyarakat sejumlah 1100 dosis, sebagai upaya percepatan vaksinasi secara Nasional.
Vaksinasi sistem Drive Thru ini dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Lembu Peteng Kabupaten Tulungagung, Sabtu (26/6/2021) Pagi.
Pada kesempatan tersebut Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo mengatakan pada vaksinasi sistem Drive Thru dosis pertama ini tingkat antusias masyarakat luar biasa.
“Semula vaksinasi kita sediakan 1100 dosis untuk tahap pertama, kemudian mendapatkan bantuan dari Kepolisian daerah Jawa Timur sehingga total sejumlah 2000 dosis,” kata Bupati Maryoto Birowo didampingi Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, Dandim 0807 Letkol Inf.Mulyo Junaedi serta Kepala Kejaksaan Negeri Mujiarto usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal sistem Drive Thru bersama Tiga Pilar Kabupaten di GOR Lembu Peteng, Sabtu (26/6/2021) Pagi.
“Animo masyarakat ternyata banyak sekali sehingga untuk tahap berikutnya perlu adanya penataan, terkait hal tersebut kita serahkan kepada Pak Kapolres untuk mengaturnya,” imbuhnya.

Kata Dia, program vaksinasi massal kepada masyarakat sistem Drive Thru sekaligus dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-75 jatuh pada 1 Juli mendatang.
“Program vaksinasi ini serentak digelar di 34 Polda seluruh Indonesia bertajuk Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-POLRI Sehari Satu Juta Orang,” Maryoto menambahkan.
Animo masyarakat Tulungagung tingkat kesadaran luar biasa, lebih lanjut tutur Dia menjelaskan vaksinasi massal ini salah upaya dalam pencegahan persebaran Covid-19.
“Hari ini total sejumlah 2000 dosis vaksin untuk tahap pertama, sedangkan untuk sisanya ini sudah dialokasikan dan sesuai program Dinas Kesehatan melalui masing masing Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas red.) atau fasiltas kesehatan penyanggah yang diselenggarakan di Rumah Sakit pendamping diantaranya RS Bhayangkara, Islam, Muhamadiyah dan lainnya,” terangnya.
Pemerintah kabupaten Tulungagung lebih dalam papar Dia melanjutkan capaian target pelaksanaan vaksinasi untuk tahap pertama mencapai 78 persen.
“Bicara target untuk vaksin sebenarnya masih banyak harus mendapatkan seperti warga sekaligus Tokoh masyarakat,” Maryoto memaparkan.
“Kendala saat ini, kita akui agak sulit untuk vaksinasi terhadap masyarakat lanjut usia memperhatikan kesehatannya,” tukasnya.














