BeritaBERITA TERKININUSANTARA

Jembatan Sungai Sopang Putus Diterjang Banjir, Anak Sekolah Terdampak, Topan Ali Akbar Desak Pembangunan Baru

×

Jembatan Sungai Sopang Putus Diterjang Banjir, Anak Sekolah Terdampak, Topan Ali Akbar Desak Pembangunan Baru

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Derasnya arus banjir memutus jembatan kayu Sungai Sopang di Dusun Sungai Terus, Desa Sejahtera Mandiri, Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Akibatnya, akses penghubung menuju Desa Beringin terganggu, sementara aktivitas masyarakat, termasuk perjalanan anak-anak ke sekolah, ikut terdampak.

Jembatan tersebut menjadi jalur penting bagi warga kedua desa untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dan mendistribusikan kebutuhan pokok.

Namun, setelah mengalami kerusakan hingga terputus, akses itu tidak lagi dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Topan Ali Akbar, langsung meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti PUPR dan UPJJ bagian jembatan untuk mendorong penanganan darurat.

Ia menilai, kondisi tersebut membutuhkan langkah cepat agar masyarakat tidak terlalu lama menghadapi hambatan transportasi.

“Jembatan itu putus sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tadi saya sudah turun langsung ke lokasi dan menghubungi pihak terkait. Insyaallah, Jumat ini kami bersama seluruh masyarakat akan bergotong royong membuat jembatan alternatif,” ujar Topan.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur tersebut berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah terganggunya akses pendidikan bagi anak-anak yang biasa melewati jalur tersebut.

“Harapan kami, dinas terkait seperti PUPR dan UPJJ bagian jembatan segera menindaklanjuti persoalan ini dan menghadirkan jembatan baru. Ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Anak-anak sekolah juga terdampak karena tidak bisa berangkat seperti biasa,” tegasnya.

Ali mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait agar segera menentukan langkah perbaikan.
Baginya, pembangunan jembatan permanen diperlukan untuk memulihkan konektivitas antardesa dan memberikan kepastian akses bagi warga dalam jangka panjang.

“Sebagai upaya awal, masyarakat Desa Sejahtera Mandiri dan Desa Beringin dijadwalkan bergotong royong membangun jembatan alternatif pada Jumat sekitar pukul 13.00 WIB. Pengerjaan tersebut direncanakan melibatkan unsur TNI dan Polri, “ujar Ali.

Kemudian, lanjut kata Ali pengecekan lokasi turut dihadiri Plt. Camat Hulu Gurung Zulfauji, A.Ma., S.Mn., Kapolsek Hulu Gurung Iptu Haryono, Babinsa Desa Sejahtera Mandiri Kopda Riki Rikardo, Kepala Desa Sejahtera Mandiri Johansah, serta Kepala Desa Beringin Darman.

“Kehadiran unsur lintas sektor tersebut menjadi bagian dari koordinasi untuk mempercepat penanganan kerusakan dan mengupayakan pemulihan akses masyarakat. Langkah berikutnya diharapkan mencakup tindak lanjut teknis dari instansi berwenang agar pembangunan jembatan baru dapat segera direncanakan, “kata Ali.

Sementara itu, Kapolsek Hulu Gurung Iptu Haryono mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri melewati bagian jembatan yang terputus.

“Masyarakat diminta mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar sungai, terutama setelah banjir menyebabkan kerusakan pada infrastruktur penghubung, “tuturnya. (*)

Penulis: Bayu Hary Widodo
Editor: Riki Okta Putra