MATTANEWS.CO, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dan membuka akses lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Job Fair Kota Jambi Bahagia 2025, sebanyak 13.000 lowongan kerja disediakan, termasuk peluang kerja di luar negeri seperti Korea Selatan, Jepang, dan Jerman.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Mei 2025, ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-79 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-624 Tanah Pilih Pusako Batuah. Job fair tersebut menghadirkan 44 perusahaan, terdiri dari sektor swasta nasional, BUMN, hingga mitra strategis seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., memimpin langsung upaya ini sebagai bagian dari program unggulan mereka dalam menciptakan Kota Jambi Bahagia yang produktif dan berdaya saing.
Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyampaikan, Job Fair ini terbuka untuk semua kalangan usia, mulai dari 17 hingga 60 tahun.
“Kami ingin memberi kesempatan seluas mungkin kepada siapa saja yang ingin bekerja. Termasuk peluang kerja ke luar negeri yang sangat terbuka tahun ini,” katanya saat meninjau lokasi acara.
Ia juga memberi semangat langsung kepada para pencari kerja yang datang dari berbagai daerah.
“Tetap semangat, jangan lupa berdoa dan berikhtiar. Ini kesempatan emas, manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Jambi, Moncar Widarmanto, menyebutkan bahwa 10.000 lowongan ditawarkan untuk kerja di Korea Selatan, disusul 550 posisi ke Jepang dan 200 ke Jerman.
“Pemerintah membuka peluang, tapi masyarakat juga harus hati-hati terhadap penipuan berkedok lowongan kerja,” tegasnya.
Job Fair ini juga menghadirkan pelatihan vokasi gratis melalui kerja sama dengan Satpel PVP Kementerian Ketenagakerjaan RI. Pelatihan meliputi keterampilan menjahit, digital, hingga pelatihan kerja tematik, sesuai program unggulan seperti Balai Kerja Tematik (BALIKAT) dan Ruang Milenial (Rumel).
Diza juga menyebut, ke depan Pemkot Jambi akan mengupayakan agar kegiatan seperti ini digelar rutin, serta menyusun regulasi yang mendorong perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal. “Job Fair ini bukan seremoni, tapi solusi nyata,” pungkasnya.














