Jual Beli Satwa Dilindungi JPU Tuntut, Mat Nur Dituntut 1 Tahun Penjara

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Terdakwa jual beli satwa dilindungi, jenis telur Ketam Tapak Kuda (Belangkas), Mat Nur, akhirnya dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel dengan satu tahun penjara, Kamis (12/5/2022).

Sidang diketuai Majelis Hakim Fatimah SH MH dan dihadiri JPU, Rini Purnamawati dari Kejati Sumsel berlangsung secara virtual.

Bacaan Lainnya

JPU Rini Purnamawati menuntut para terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 50 juta subsidair 6 bulan kurungan, sebagaimana jerat pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf e UU RI No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Menuntut para terdakawa dengan pidana penjara selama 1 tahun denda Rp 50 juta subsidair 6 bulan kurungan,” terang Rini saat bacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang.

Sementara itu, penasehat hukum terdakwa, H. Junaidi Aziz SH MH mengaku sangat keberatan atas tuntutan Jaksa terhadap kliennya yang dinilai terlalu berat.

“Ya jelas kita sangat-sangat merasa keberatan atas tuntutan tersebut, menurut kami hukuman tersebut tidak sesuai, apalagi denda sampai Rp 50 juta,” ujarnya.

Masih kata Junaidi, pihaknya secara tegas akan mempersiapkan nota pembelaan, guna memperjuangkan hak-hak kliennya.

“Kita akan menyusun nota pembelaan yang nantinya akan diajukan pada agenda pledoi pekan depan,” pungkasnya.

Penangkapan terhadap terdakwa dilakukan oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, saat mendatangi rumah terdakwa, Sabtu (15/1/2022) pukul 19.00 WIB. Setelah dilakukan pengeledahan, ditemukan telur belangkas sebanyak 24 kilogram yang sengaja disimpan dalam karung kamar rumahnya.

Bagikan :

Pos terkait