BERITA TERKINI

Kabupaten Tulungagung Wakili Indonesia di World Health City Forum di Korea Selatan

×

Kabupaten Tulungagung Wakili Indonesia di World Health City Forum di Korea Selatan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) sebagai delegasi dalam World Health City Forum di Incheon, Korea Selatan.

Selain Tulungagung, ada tiga kabupaten dan kota lain yang ditunjuk sebagai delegasi Indonesia dalam Forum Kota Sehat Dunia yang berlangsung dari 20 hingga 23 November 2023.

“Benar, kabupaten Tulungagung mewakili Indonesia dalam Forum Kota Sehat Dunia bersama Kota Bogor, Kota Surabaya, dan Kabupaten Sumedang,” ungkap Kepala Dinas Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dr. Kasil Rokhmat, MMRS., melalui pesan tertulis yang diterima oleh media online nasional, mattanews.co, pada Selasa (21/11/2023) sore.

“Kami memaparkan tentang SIKESTA (Sistem Informasi Kesehatan Tulungagung) kepada peserta forum dari berbagai negara yang hadir pada Senin (20/11) kemarin,” tambahnya.

Dr. Kasil Rokhmat, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. Iskak Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menambahkan bahwa program Sistem Informasi Kesehatan (SIKESTA) berbasis digital dapat mengintegrasikan seluruh informasi kesehatan dalam satu program.

Menurut Kasil, aplikasi SIKESTA memungkinkan riwayat kesehatan individu warga dapat diakses hanya dengan satu genggaman.

“Ini berfungsi mirip dengan rekam medis yang disajikan secara digital. Data dan riwayat kesehatan warga bisa diakses hanya dengan mengetik nama dan alamat, sehingga seluruh informasi kesehatan yang bersangkutan akan muncul,” jelasnya.

“Konsep digitalisasi Upaya Pelayanan Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang dikemas dalam Satu Data Kesehatan Kabupaten Tulungagung,” tambahnya.

Tentang misi ke depannya, Kasil menjelaskan bahwa dengan SIKESTA, pelayanan kesehatan bagi masyarakat akan lebih mudah.

Dia juga menegaskan bahwa Menkes RI, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC., CLU., telah mengakui sistem yang dimiliki oleh Dinkes Tulungagung.

“Kami berharap sistem ini dapat memberikan manfaat dan direplikasi secara nasional sebagai kontribusi dalam terwujudnya program ‘Satu Sehat Untuk Indonesia’,” paparnya.