NUSANTARA

Kader Muda NU Sumsel Mencurigai Framing terhadap Maming  

×

Kader Muda NU Sumsel Mencurigai Framing terhadap Maming  

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Banyak pemberitaan yang menyudutkan Bendahara Umum PBNU terkait kasus suap tambang di Tanah Bumbu. Dimana, menjerat mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo. Hal itu, disesalkan oleh kalangan masyarakat khususnya Kader Muda NU Sumsel.

Salah satunya juru bicara Kader Muda NU Sumsel, Andre Saputra, S.H mengatakan, sangat menyesalkan pemberitaan dari media belakangan ini terkait permasalaham tersebut.

“Sangat menyesalkan pemberitaan dari media belakangan ini. Seakan menyudutkan Pak Mardani padahal beliau statusnya hanya sebagai saksi pada kasus tersebut. Tapi seolah olah Pak Mardani telah dijadikan tersangka oleh pemberitaan belakangan ini,” ungkap Andre saat ditemui di Sekretariat Kader Muda NU Sumsel di Kota Palembang, Sabtu (23/4/2022).

Lanjut Andre, ia sebagai Kader Muda NU Sumsel perlu untuk melurusakan pemberitaan yang tidak mengenakan kepada Mardani.

“Apalagi beliau sekarang menjabat sebagai Bendahara PBNU yang merupakan salah satu pemimpin kami di Nahdlatul Ulama. Kami akan selalu dibelakang beliau melawan fitnah dan kezaliman yang beliau terima saat ini,” ujarnya.

Andre menilai, ada kesengajaan untuk menjatuhkan nama baik Mardani. Dimana, berita-berita yang di rilis seperti memframingkan Mardani.

“Karena jelas pemberitaan yang saat ini bermunculan sangat tidak masuk akal. Karena berita selalu menyudutkan beliau bukan nya fokus kepada tersangka yang jelas-jelas melakukan hal yang melanggar hukum,” paparnya.

Menurut Andre, hal itu dilihat dari sikap Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin Kalimantan Selatan, yang memerintahkan pemanggilan paksa kepada Mardani untuk menghadiri langsung persidangan.

“Padahal sebelumnya Pak Mardani diperbolehkan untuk hadir secara daring. Namun tiba-tiba Pak Mardani ingin dihadirkan secara lngsung didalam persidangan. Tentu sikap yang plin plan ini patut kami curigai,” imbuhnya

Terakhir Andre mengatakan, memberikan apresiasi Mardani. Karena tetap kooperatif dalam memberikan kesaksian meskipun kasus tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan beliau.

“Karena kasus tersebut murni perbutan dari Pak Raden Dwidjono Putrohadi (Mantan Kadis ESDM Tanah Bumbu). Oleh karena itu Andre meminta media berhenti menyudutkan Pak Mardani tanpa melihat asas praduga tak bersalahnya,” tukasnya. (*)